alexametrics

Alfacart Fokus Kembangkan O2O di Luar Jaringan Alfamart

loading...
Alfacart Fokus Kembangkan O2O di Luar Jaringan Alfamart
Alfacart Fokus Kembangkan O2O di Luar Jaringan Alfamart
A+ A-
JAKARTA - Menuju ulang tahunnya yang pertama, Alfacart.com, e-Commerce dengan jaringan online to offline (O2O) mengumumkan Alfacart versi 2.0.

"Versi 2.0 ini kami usung setelah melihat perkembangan perusahaan kami yang begitu pesat melalui strategi O2O yang telah kami pilih ketika masuk saat itu serta mempertimbangkan kebutuhan masyarakat modern di Indonesia," kata CEO Alfacart Catherine Sutjahyo dalam rilisnya, Jakarta, Sabtu (1/4/2017).

Selama 10 bulan ini pihaknya melihat, konsep O2O telah menjadi kunci keberhasilan Alfacart menjadi e-Commerce terbesar di Indonesia untuk barang kebutuhan sehari-hari.

O2O adalah fasilitas online to offline yang memungkinkan masyarakat berbelanja melalui online tapi bisa membayar, mengambil, mengembalikan secara offline, bahkan bisa membeli online di toko offline.

Pada versi 2.0 sendiri, O2O Alfacart tidak lagi terbatas pada jaringan grup yaitu toko-toko Alfamart. Alfacart akan menggandeng warung, toko tradisional dan jaringan ritel offline lainnya sebagai jaringan O2O.

"Target kami tahun ini melipatgandakan jumlah O2O kami yang sudah besar menjadi lebih besar lagi di luar grup Alfamart dan akan kami sebut sebagai Kios AKU (Alfacart Komunitas Usaha)," tambah Catherine.

Chief Marketing Alfacart, Haryo Suryo Putro, mengatakan, perubahan lainnya yang terdapat pada versi 2.0. Fokus marketing Alfacart versi 2.0, pertama membantu membesarkan UKM Indonesia, kedua bekerjasama dengan Brand-Brand besar.

"Hal ini guna bersama-sama membangun environment menuju Indonesia Negara e-commerce terbesar di Asia Selatan tahun 2030," paparnya.
(izz)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top