alexametrics

Lakukan Perjalanan Jauh, Hal Ini yang Perlu Diperhatikan pada Mobil

loading...
A+ A-
JAKARTA - Saat libur Natal dan Tahun Baru, masyarakat Indonesia berbondong-bondong melakukan aktivitas mudik, sama seperti saat Lebaran tiba.

Berbagai moda transportasi dipilih, termasuk mengendarai kendaraan sendiri menuju kampung halaman. Perjalanan yang ditempuh biasanya tidak dekat, bahkan relatif jauh.

Untuk itu, Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), menyarankan sebelum berkendara jarak jauh, pemilik kendaraan harus memerhatikan sejumlah fungsi pada kendaraan terlebih dahulu.



Misalnya, periksa eksterior dan interior kendaraan. Seperti kekenduran spion dan fitur-fitur di dalam mobil apakah berfungsi atau tidak.

Kemudian, periksa juga seluruh lampu di kendaraan. Seperti lampu depan, lampu hazard, lampu mundur, dan lampu rem.

"Kondisi mesin perlu diperiksa, khawatir misalnya ada selang yang copot. Minyak rem dan air radiator juga harus diperhatikan," jelas Didi, saat dihubungi, Selasa (24/12/2019).

Lebih lanjut, yang tidak kalah penting adalah memeriksa ketipisan dan tekanan ban, termasuk ban serep. Tekanan ban harus sesuai standar pabrikan, tidak boleh kurang atau berlebih.

"Ban serep itu penting. Sebab, orang sering lupa memeriksa ban serep, pas mau dipake tau-tau kempis. Kekencangan mur roda juga penting," tuturnya.

Selain itu, tambah Didi, perlengkapan tambahan, seperti lampu senter, segitiga pengaman, dan alat-alat untuk memperbaiki mobil sendiri juga wajib dibawa.

Hal serupa juga dituturkan oleh Muhammad Joni, pemilik bengkel Joni Dipo, di Bursa Mobil Mega Glodok Kemayoran (MGK) Jakarta. Menurut Joni, tune up rutin kendaraan sangat diperlukan sebelum melakukan perjalanan jauh.

"Untuk perjalanan jauh service berkala itu perlu. Termasuk maintenance pemeriksaan menyeluruh, seperti fan belt dan filter bensin. Kalau bagus pasang lagi, kalau sudah jelek harus ganti," ujar Joni, saat ditemui di bengkelnya.

Biasanya, kata Joni, mobil yang dipakai perjalanan jauh mengalami mogok karena temperatur yang tinggi, disebabkan kebocoran di selang radiator atau kipas yang tidak berfungsi.

"Jadi, biar tidak over heat dan aman saat berkendara jauh, semua harus diperiksa dengan benar," tandas Joni.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top