Qlue Aktif Tekan Penyebaran Virus Corona Melalui IndonesiaBergerak.com

Minggu, 22 Maret 2020 - 17:08 WIB
Qlue Aktif Tekan Penyebaran Virus Corona Melalui IndonesiaBergerak.com
Qlue Aktif Tekan Penyebaran Virus Corona Melalui IndonesiaBergerak.com
A A A
JAKARTA - Penyebaran virus Corona di Indonesia masih berlanjut. Para startup berbasis teknologi pun tak ingin berdiam diri.

Qlue bersama sejumlah startup Indonesia lainnya di bawah MDI Ventures, meluncurkan Indonesia Bergerak (indonesiabergerak.com). Ini merupakan sebuah insiatif anak bangsa yang bertujuan membuat platform berbasis integrasi data, chatbot, dan pelaporan warga terkait perkembangan virus Corona (COVID-19) yang dapat diakses oleh publik. Masyarakat dapat melaporkan suspect COVID-19, kerumunan masyarakat, dan rumah sakit yang penuh melalui aplikasi QlueApp.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, menjelaskan, Qlue menambahkan tiga kategori baru di dalam aplikasi QlueApp sehingga masyarakat dapat melaporkan berbagai hal terkait virus Corona. Laporan dari masyarakat akan divisualisasikan dalam bentuk peta yang dapat diakses oleh publik di dashboard https://indonesiabergerak.com/laporan-warga.

Laporan masyarakat akan diintegrasikan dengan data-data lainnya. Dengan demikian, membantu orang untuk melihat sebaran COVID-19 di seluruh Indonesia, mengurangi penyebaran corona dengan laporan kerumunan masyarakat, dan melihat data rumah sakit yang penuh.

“Sebagai startup dengan misi untuk mengakselerasi perubahan positif di Indonesia, Qlue menggunakan seluruh sumber daya dan inovasi teknologi yang kami kembangkan untuk membantu pemerintah Indonesia bergerak bersama dalam mengatasi pandemi Covid-19," kata Rama.

Mulai hari ini, lanjut dua, Qlue mengaktifkan ekosistem smart city dengan menyediakan QlueApp sebagai platform warga untuk melaporkan dan memantau perkembangan COVID-19 dan aplikasi QlueWork -aplikasi manajemen tenaga kerja/workforce management- yang digunakan petugas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di lapangan untuk mengoordinasikan berbagai tugas secara efektif dan efisien.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengatakan, partisipasi dari Qlue dan startup anak bangsa lainnya membantu BNPB dalam memberikan pemahaman dan informasi yang cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam melaporkan suspect Covid-19, kerumunan masyarakat yang dapat berpotensi menyebarkan virus corona, hingga data rumah sakit yang penuh sangat dibutuhkan BNPB sebagai data untuk analisis dan menentukan langkah selanjutnya dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia.

“Peran startup karya anak bangsa seperti Qlue ini patut kita apresiasi sebagai wujud nyata peran sinergi antara BNPB dengan seluruh pihak untuk tetap fokus mengurangi dampak penyebaran Covid-19. Inisiatif startup karya anak bangsa ini akan membantu BNPB membuat kebijakan strategis dalam mengatasi pandemi Covid-19," timpak Doni.

Kolaborasi BNPB bersama Qlue ini telah dirintis sejak 2017 lalu untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di seluruh Indonesia. "Saat ini BNPB meningkatkan kerja sama dengan Qlue untuk berada di gerbong yang sama untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” imbuhnya.

Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, menyambut baik dan mengapresiasi langkah Qlue dan startup lainnya di bawah koordinasi perusahaan modal ventura Telkom Indonesia, MDI Ventures, yang berinisiatif membantu pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi COVID-19. Kementerian BUMN melalui MDI Ventures menyiapkan inovasi digital yang dapat membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan, pelaporan, dan sosialisasi mengenai penyebaran Covid-19 terhadap masyarakat.

Arya menambahkan, Sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir, Kementerian BUMN fokus untuk memastikan kesehatan masyarakat terjamin. Seluruh BUMN sedang berusaha untuk memutus persebaran rantai virus Corona di Indonesia.

Indonesiabergerak.com merupakan wujud nyata dari BUMN di bidang digital untuk menekan persebaran pandemi Covid-19 di Indonesia. "Semoga kolaborasi di bawah MDI Ventures ini bisa membantu masyarakat dalam membantu pemerintah menekan laju persebaran Covid-19,” harapnya.

Managing Partner MDI Ventures, Kenneth Li, perusahaan terpanggil membantu Indonesia untuk bergerak bersama dalam mengatasi pandemik COVID-19 di Indonesia. Dalam waktu singkat, pihaknya mempersiapkan Qlue dan startup lainnya di bawah MDI Ventures untuk berkolaborasi menyiapkan sebuah platform yang dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan perkembangan informasi secara real-time, serta berpartisipasi dalam melaporkan perkembangan virus Corona di lingkungannya.

"Kami bangga bisa menciptakan wadah di mana startup-startup terbaik di bawah MDI Ventures berkolaborasi dan membuat sesuatu yang nyata dan positif bagi Indonesia. Dengan menggabungkan inovasi teknologi dari Qlue, Kata.ai, Qiscus, dan Volantis, masyarakat Indonesia bisa bergerak dengan melaporkan berbagai isu terkait Covid-19 melalui aplikasi QlueApp atau memantau potensi wilayah pandemi Covid-19 melalui platform https://Indonesiabergerak.com," paparnya.

Dia berharap, platform ini bisa memacu startup lain dalam mengembangkan sesuatu untuk membantu pemerintah dalam menekan laju penyebaran COVID-19. “Dalam situasi seperti ini kita semua harus bersatu dan bahu membahu agar Indonesia dapat mengalahkan virus corona. Kami percaya, pandemik ini dapat dihentikan jika seluruh masyarakat bersatu untuk saling menjaga. Dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus dan melaporkan potensi penyebaran virus corona melalui aplikasi QlueApp. Satu langkah kecil bisa menyelamatkan kesehatan ribuan orang di sekitar Anda. Saya yakin kita semua dapat melalui ini bersama.” pungkas Rama.

QlueApp didirikan pada 2016 lalu. Saat ini Qlue telah menjadi startup teknologi yang menghadirkan solusi kota pintar paling komprehensif di Indonesia. Dengan misi mempercepat perubahan positif di seluruh dunia, Qlue membangun platform solusi smart city berbasiskan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT) dan Mobile Workforce.
(mim)
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 1.0444 seconds (0.1#10.140)