alexametrics

Bos Besar Zoom Layangkan Permohonan Maaf Pada Pengguna

loading...
A+ A-
JAKARTA - Pendiri dan CEO Zoom meminta maaf kepada jutaan pengguna aplikasi konferensi video ini. Permintaan maaf itu dayang setlah mereka mendapat kecaaman karena sejumlah masalah data privasi yang muncul.

"Kami menyadari bahwa kami kurang memenuhi harapan privasi dan keamanan komunitas - dan kami sendiri. Untuk itu, saya sangat menyesal," kata Eric Yuan dalam sebuah posting blog dikutip dari CNN, Sabtu (4/4/2020).

Zoom akan berhenti menambahkan fitur baru untuk 90 hari ke depan dan sebagai gantinya platform tersebut akan fokus pada mengatasi masalah privasi penggunanya.



Perusahaan juga akan merilis laporan transparansi, mirip dengan yang secara berkala dibagikan oleh raksasa teknologi seperti Facebook, Google dan Twitter, yang merinci permintaan data atau konten dari otoritas pemerintah.

Pekan ini saja, Zoom telah berada di bawah pengawasan dari Jaksa Agung New York dan FBI, menghadapi pertanyaan dari para ahli keamanan tentang tingkat enkripsi pada platformnya.

Kendati demikian, perusahaan yang bermarkas di California As ini menyatakan pengguna hariannya melonjak tajam hingga melewati 200 juta.

Platform konferensi video ini memang populer digunakan setalah pemberlakukan social distancing. Aktifitas seperti belajar, bekerja, dan beribadah banyak dilakukan di rumah demi memutus rantai penyebaran pandemi COVID-19.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top