alexametrics

Didimax Edukasi Warga Makassar yang ingin Belajar Trading Online

loading...
Didimax Edukasi Warga Makassar yang ingin Belajar Trading Online
Didimax Edukasi Warga Makassar yang ingin Belajar Trading Online
A+ A-
MAKASSAR - Pandemik virus Corona membuat banyak orang bergerak secara terbatas. Urusan pekerjaan pun banyak dilakukan secara online dari rumah.

Di masa seperti ini, banyak orang melirik bisnis trading emas dan forex sebagai alternatif investasi. Sebab investasi ini bisa dikerjakan dari rumah hanya bermodalkan gadget dan koneksi internet.

Hal itu diungkap Didimax, perusahaan pialang berjangka yang mengkhususkan diri pada trading forex, emas, index saham, dan komoditi (Multilateral). Menggunakan momentum tersebut, manajemen memutuskan kembali memperluas pasar lewat pembukaan kantor cabang di Makassar, Sulawesi Selatan. Tepatnya di Jalan Prof Abdurrahman Basalamah Blok C No 21 Karampuang, Panakkukang, Makassar.



Untuk diketahui, perusahaan telah mengantongi izin beroperasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan tercatat sebagai anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), serta anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang merupakan perusahaan BUMN.

CEO Didimax, Yadi Supriyadi, mengatakan, pihaknya tertarik melakukan ekspansi karena Makassar merupakan kota besar dan banyak orang di sini yang sudah menjadi nasabah Didimax. Sebelum ada kantor perwakilan resmi Didimax di Makassar, mereka datang ke Kota Bandung, Jabar untuk belajar trading.

Sekarang, sambung dia, dengan adanya kantor Didimax di Makassar diharapkan bisa memberi manfaat lebih kepada masyarakat yang ingin belajar trading dan membuka lapangan pekerjaan.

Yadi mengatakan, investasi yang dikeluarkan Didimax Makassar sekitar Rp15 miliar. Modal digunakan untuk infrastruktur kantor sebesar Rp5 miliar dan sisanya guna keperluan modal kerja. Investasi tersebut merupakan bukti keseriusan perusahaan untuk menjadi pialang nomor 1 di Indonesia.

Sementara itu, Chief Business Officer (CBO) Didimax Makassar, Anugrah Tri Rahmadi Putra mengungkapkan, Didimax Makassar menargetkan 1 juta lot transaksi serta capaian 3.000 nasabah untuk tahun pertama. "Supaya mencapai target, perusahaan di dukung oleh 300 tim konsultan profesional yang siap 24 jam melayani para nasabah," ungkap Rahmadi.

Jadi untuk ke depannya, sambung dia, sesuai visi misi perusahaan untuk menyampaikan layanan terbaik di bidang pendidikan atau edukasi berjangka, para konsultan profesionalnya akan mengedukasi nasabah dan masyarakat umum melalui trading class. Kegiatan itu akan diadakan setiap hari di kantor perwakilannya atau melalui seminar dan private class.

Ketua Bidang Keanggotaan Asosiasi Pialang Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO), Kadjatni menjelaskan, industri sedang berkembang seiring peningkatakan volume transaksi, baik bilateral maupun multilateral. Dia pun menyambut positif hadirnya Didimax di Makassar mengingat mereka merupakan perusahaan besar yang mengedepankan edukasi kepada nasabahnya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top