alexametrics

Google Perkenalkan Teknologi untuk Akses Data Lintas Cloud

loading...
Google Perkenalkan Teknologi untuk Akses Data Lintas Cloud
Ilustrasi Google. FOTO/ Ist
JAKARTA - Google meluncurkan fitur baru pada layanan Google Cloud, bernama BigQuery Omni. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses data dari Google Cloud, maupun layanan komputasi awan lainnya seperti Amazon Web Services dan Microsoft Azure secara sekaligus. (Baca juga: Produksi iPhone 12 Menandai Transisi Lengkap Apple ke Layar OLED)

Didukung teknologi Anthos dari Google Cloud, BigQuery akan membuat pengguna bisa langsung mengakses data mereka di Google Cloud, AWS, dan Azure untuk analisis tanpa perlu memindahkan atau menyalin set data.



Pengguna juga bisa menganalisis data di region penyimpanannya melalui satu UI (antarmuka), sehingga mendapatkan pengalaman analisis yang terpadu. BigQuery Omni mendukung data dengan tipe Avro, CSV, JSON, ORC, dan Parquet.

“BigQuery Omni menyediakan keleluasaan bagi perusahaan untuk menyatukan data dan menciptakan pemahaman bisnis yang bisa ditindaklanjuti, tanpa perlu membayar biaya pemindahan data yang mahal dari penyedia layanan cloudlain ke Google Cloud,” tutur General Manager and Vice President of Engineering Google Cloud, Debanjan Saha, saat konferensi pers virtual, Selasa (14/7/2020).



Google Cloud mampu mengenkripsi data nonaktif dan data dalam transit, namun data pelanggan harus didekripsi saat diproses. Caranya dengan teknologi baru Confidential Computingmengenkripsi data dalam pemakaian atau saat diproses.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak