alexametrics

PBNU Bersama Telkomsel Jaga Nilai Keindonesiaan dan Kerohanian

loading...
PBNU Bersama Telkomsel Jaga Nilai Keindonesiaan dan Kerohanian
Direktur Utama, Telkomsel Setyanto Hantoro (kiri) bersama Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siroj (tengah) saat menghadiri acara Bincang Milenal yang digelar PBNU bekerja sama dengan komunitas Majelis Telkomsel Taqwa yang membahas tujuan kolaborasi Telkomsel
JAKARTA - Telkomsel bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggerakkan sejumlah inisiatif yang bertujuan menumbuhkan nilai nasionalisme dan kerohanian masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama di sela acara “Bincang Millenial PBNU dan Telkomsel” yang digelar berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) di Jakarta. (Baca juga: NU Mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud)

"Telkomsel antusias menyambut baik kolaborasi dengan PB Nahdlatul Ulama yang merupakan salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Kami memaknai momentum ini sebagai upaya untuk saling memperkuat persatuan bangsa melalui inisiatif kolaborasi yang sejalan dengan keberagaman nilai-nilai keindonesiaan, di mana nilai kerohanian termasuk di dalamnya," kata Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro.



Telkomsel berharap inisiatif ini mampu menginspirasi masyarakat dan organisasi lainnya untuk bersama-sama memiliki tekad kuat untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas Indonesia.

Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siroj, mengatakan, keindonesiaan dan kerohanian memberikan nilai-nilai yang baik. Karena itu, segenap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama optimistis dengan kerja sama ini demi memperkuat nilai-nilai kedaulatan dan keagamaan yang mampu mempererat persatuan bangsa.



"Kami harap, kolaborasi ini mampu meningkatkan implementasi teknologi dalam penyiaran agama sehingga masyarakat dapat menyerap esensinya secara penuh dan lebih mudah,” harap Said Aqil Siroj.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak