alexametrics

Protera Protection Tak Hanya Andalkan Anti Karat Mobil

loading...
Protera Protection Tak Hanya Andalkan Anti Karat Mobil
Selain menjadi partner beberapa Agen Pemegang Merek di Indonesia, kini Protera Protection, perusahaan antikarat, kini melayani konsumen retail di Jakarta. Foto: Dony Lesmana.
A+ A-
TANGERANG - Selain menjadi partner beberapa Agen Pemegang Merek di Indonesia, kini Protera Protection, perusahaan antikarat, kini melayani konsumen retail di Jakarta. Inspansi yang dilakukan sejak April 2015 ini karena banyak permintaan konsumen perorangan.

“Adanya layanan retail karena banyaknya permintaan dari konsumen. Kita sekarang telah membuka workshop di jalan Panjang no 48. Di GIIAS (2016) kami membuka booth untuk mengenalkan merek Protera ke pengunjung GIIAS,” kata Hendrik Susilo, Marketing Manager Protera Paint Protection di ajang GIIAS 2016, Minggu (14/8/2016).

Selain kolong mobil yang dilapisi, Protera Protection juga bisa mengerjakan sound proof, agar kabin mobil lebih kedap. Sound proof diakui Hendrik mampu meredam suara dari luar masuk ke kabin sebesar 20-30%, dengan dilakukannya pengecatan sistem spray 3 lapis atau 3 layer.

Dibanding merek lain, selepas pengecatan tak akan lama meninggalkan bau menyengat dalam kabin.

Protera Protection memanfaatkan cat solvent based sebagai cara baru agar lebih awet. Sementara metode lama yaitu waterbase sudah tidak digunakan karena lama-lama bisa terkikis akibat semprotan air saat mencuci mobil.

Dengan memakai teknik solvent based memiliki daya tahun 8 tahun, sedangkan Protera Protection memberi garansi 5 tahun. Pengerjaannya tak memakan waktu lama cukup 2 jam (untuk mobil baru).

Tapi kalau mobil yang pernah dipakai bisa membutuhkan waktu lebih, karena harus melunturkan kotoran dulu yang lama melekat. Harga yang ditawarkan mulai Rp 2,1 juta untuk small size dan Rp2,5 untuk large size.
(dol)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak