alexametrics

Dikeroyok AS, Inggris dan India, Orang Andalan TikTok Cabut

loading...
Dikeroyok AS, Inggris dan India, Orang Andalan TikTok Cabut
Ilustrasi TikTok. FOTO/ IST
BEIJING - ByteDance, perusahaan induk apliaksi TikTok yang berbasis di Beijing, China, mengatakan bahwa mereka ditinggal oleh salah satu petingginya.

Adalah Ma Wei-Yang, kepala peneliti lab kecerdasan buatan yang akan meninggalkan perusahaan.(Baca juga:Ravio Patra Laporkan Kasus Dugaan Peretasan WhatsApp ke Polisi)



Ma sebelumnya bekerja untuk Microsoft, hingga akhirnya bergabung dengan ByteDance pada 2017 menjadi Wakil Presiden dan Kepala Lab kecerdasan buatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Wei-Ying atas kontribusinya yang penting bagi ByteDance,” kata seorang juru bicara ByteDance dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2020).



Kepergian Ma bertepatan dengan keadaan TikTok yang saat ini tengah dalam pengawasan ketat Amerika Serikat, dan masalah privasi yang melanda perusahaan diberbagai negara.

Menurut sumber terdekat, Ma akan meninggalkan ByteDance pekan ini. Belum jelas siapa yang akan menggantikan posisinya.

Menurut profil di akun LinkedIn-nya, Ma adalah asisten direktur pelaksana Microsoft Research Asia sebelum mengambil posisi di ByteDance.

Situs web berita teknologi, The Information, pertama kali melaporkan kepergian Ma dan mengatakan dia berencana mengambil posisi di Universitas Tsinghua China.

Sementara menurut laporan sebelumnya ByteDance memperluas tim teknik dan penelitiannya di Mountain View, California, dan telah mempekerjakan lebih dari 150 insinyur di sana.
(wbs)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak