alexametrics

Peserta Robotika SINDO 2017 Bikin Robot Pembuat Batik

loading...
Peserta Robotika SINDO 2017 Bikin Robot Pembuat Batik
Peserta dari SMKN 4 Jakarta, terdiri dari Dedy Ramadhan, Kukuh Setya Prayoga, dan Dwi Harsono dengan membuat robot pengecap batik. Foto/Manuel Jeghesta/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - KORAN SINDO dan SINDOnews.com kembali menggelar Olimpiade Robotika SINDO 2017 yang bertempat di Lotte Shopping Avenue Kuningan, Jakarta. Acara ini diikuti 24 peserta yang terdiri dari berbagai macam tingkat pendidikan baik SD, SMP dan SMA.

Dalam ajang tahunan ini, para peserta akan berlomba-lomba untuk merancang robot sesuai dengan tema yang ada, yakni Budaya. Salah satu peserta yang ikut dalam ajang ini adalah SMKN 4 Jakarta.

Terdiri dari Dedy Ramadhan, Kukuh Setya Prayoga, dan Dwi Harsono, ketiga pelajar ini membuat robot pengecap batik. "Kita bikin robot industri. Jadi kita ingin gantikan orang yang cap batik pakai robot saja. Jadi tidak perlu pakai tenaga manusia lagi," ujar Dwi kepada SINDOnews di sela Olimpiade Robotika 2017 di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Sabtu (4/3/2017).



Sementara, Kukuh mengatakan, membatik agak susah saat melakukan pengecapan. "Sudah kainnya lebar, pembatiknya cuma satu tapi harus ngecap juga. Jadi, melalui robot ini kita ingin pembuatan batik itu bisa lebih efisien dan presisi jarak capnya juga lebih baik," kata dia.

Dalam hal ini, Kukuh dan teman-teman ternyata tidak memperlukan waktu lama untuk membuat robot. Pasalnya bersama para pendamping, mereka telah memikirkan konsepnya sejak jauh-jauh hari.

"Kita bikin cuma dalam waktu 42 jam. Robot ini sudah kita diskusikan sekitar dua minggu. Hanya saja terealisasinya baru saat ini," papar Kukuh.

Untuk tingkat SMK, setidaknya da delapan tim yang lolos sampai tahap awarding. Di mana SMK tersebut berasal dari area Jabodetabek. Pihaknya merasa optimistis denga hasil karyanya tersebut. "Insya Allah kami optimistis," kata kukuh.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak