alexa snippet

Bisa Chatting dengan Teknologi VR, Facebook Hadirkan Layanan Space

Bisa Chatting dengan Teknologi VR, Facebook Hadirkan Layanan Space
Layanan baru Space dari Facebook. FOTO/ The Telegraf
A+ A-
NEW YORK - Keputusan Facebook untuk membeli Oculus tiga tahun lalu terjawab dengan rasa puas pengguna Facebook. Pasalnya saat Oculus dibeli banyak yang mempertanyakan  bagaimana mungkin sebuah layanan media sosial dapat memanfaatkan teknologi virtual reality (VR).

Dan kini melalui layanan bernama Spaces ini adalah produk yang menggabungkan teknologi VR dengan media sosial pertanyaan itu terjawab sudah.

Seperti dilansir dari The Telegraf, layanan ini memungkinkan pengguna Oculus terhubung dengan akun Facebooknya dan mendapatkan pengalaman memakai media sosial dengan cara berbeda.

Dengan Spaces, pengguna Facebook tidak lagi berkomunikasi dengan memanfaatkan aplikasi chatting.

Pengguna bakal ditampilkan dalam sebuah avatar dan komunikasi bakal dilakukan melalui suara, layaknya percakapan biasa.

Melalui aplikasi ini, ada empat pengguna Facebook yang dapat terhubung di dalam sebuah grup. Masing-masing pengguna dapat mengobrol, menggambar, menonton video 360, membuat panggilan video, tergolong selfie dengan memakai avatar pengguna.

Untuk saat ini, Spaces baru dapat digunakan melalui Oculus Rift.

Tetapi menurut penuturan Product Manager Mike Booth, pihaknya mengingingkan layanan ini dapat tersedia utk platform VR lain.

Kendati demikian, dapat dipastikan layanan ini tak akan tersedia utk platform VR berbasis smartphone karena perbedaan spesifikasi. Lebih lanjut Booth pula menuturkan Spaces adalah langkah awal Facebook dalam pengembangan media sosial berbasis VR.

Sekadar informasi, VR adalah salah satu teknologi yang akan mendapatkan investasi besar-besaran dari Facebook. Hal itu pernah diungkapkan CEO Facebook Mark Zuckerberg melalui roadmap 10 tahun Facebook pada awal tahun lalu..
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top