alexametrics

Ditekan AS, Bos Huawei Sebut China Jadi Pusat Inovasi 30 Tahun ke Depan

loading...
Ditekan AS, Bos Huawei Sebut China Jadi Pusat Inovasi 30 Tahun ke Depan
CEO Huawei, Ren Zhengfei saat mengunjungi Universitas Tenggara China. Foto/Ist
SHENZHEN - Amerika Serikat berusaha mencegah China menjadi raksasa teknologi dengan menggelar sejumlah larangan perdagangan dengan harapan menghancurkan banyak perusahaan di sana. (Baca juga: Menengok 5 Laboratorium Riset Sains dan Teknologi Terbaik di Dunia)

Tetapi bagi Bos Besar Huawei, larangan Presiden AS, Donald Trump, tersebut justru akan menjadikan China sebagai pusat inovasi.



CEO Huawei, Ren Zhengfei baru-baru ini mengunjungi Universitas Tenggara di China. Ren memiliki lebih dari dua jam berbicara dengan para ahli yang ada.

Dia membandingkan ilmu pengetahuan mutakhir dengan "ruang hitam" dan profesor universitas dengan mutiara. Bos Huawei itu pun berharap universitas dapat menjadi suar dan menerangi jalan keluar bagi mahasiswa. Baginya, guru harus bekerja keras untuk menciptakan percikan api yang diperlukan untuk menerangi kemampuan penelitian ilmiah siswa.



"Kita harus menghargai setiap anak karena saya tidak tahu anak mana yang akan menyalakan percikan dunia," ujar Ren.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak