alexa snippet

Nissan Berbagi Tips dengan Komunitas untuk Mudik Aman

Nissan Berbagi Tips dengan Komunitas untuk Mudik Aman
PT Nissan Motor Indonesia (NMI) adakan smart, safety dan eco driving workshop bersama komunitas Nissan-Datsun sebelum melakukan perjalanan mudik. LOGO/NISSAN. FOTO? Istmewa
A+ A-
JAKARTA - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) adakan smart, safety dan eco driving workshop bersama komunitas Nissan-Datsun sebelum melakukan perjalanan mudik. Dalam workshop ini, NMI memberikan edukasi mengenai produk dan layanan Nissan-Datsun, serta berbagi informasi bagi pemudik sebelum menempuh perjalanan jauh.
 
"Dengan meningkatnya mobilitas di masa mudik, kami ingin memastikan semua pelanggan kami dapat berkumpul dengan keluarganya di kampung halaman dengan aman dan nyaman. Dengan workshop ini, kami ingin membekali komunitas Nissan-Datsun dengan berbagai tips yang bermanfaat sehingga pengalaman mudik mereka menjadi lebih menyenangkan," ujar President Director Nissan Motor Indonesia, Eiichi Koito, dalam keterangan resminya, Senin (18/6/2017).

Workshop yang difasilitasi oleh trainer Nissan College, Sugihendi, menjabarkan beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengemudi jarak jauh. Mulai dari memastikan persiapan kendaraan, hingga teknik berkendara yang aman dan nyaman.

“Ada 10 aspek yang harus diperhatikan dalam persiapan, yaitu periksa ban, aki, rem, wiper, washer, oli mesin, radiator, lampu, kotak P3K, dan servis rutin secara berkala. Jika semua aspek tersebut dalam kondisi yang baik, akan membawa rasa tenang dalam perjalanan mudik,” ucap Sugihendi.

Terkait keselamatan berkendara, pemudik harus memperhatikan beban muatan agar tidak berlebihan, beristirahat setiap mengemudi empat jam, dan memastikan bahwa kaca belakang mobil tidak tertutup barang-barang bawaan.

“Perhatikan manajemen barang, pastikan semua barang dalam keadaan terikat, atau diberi jaring pengaman, usahakan barang yang berat ada di posisi bawah untuk menjaga stabilitas, dan jangan menaruh bawaan melebihi ketinggian sandaran, karena dapat mengakibatkan cedera serius saat kecelakaan,” katanya.

Terkait eco-driving skill, Sugihendi juga menghimbau agar para pemudik untuk melakukan akselerasi secara bertahap, hindari membebani mesin atau putaran mesin secara berlebihan, dan menyesuaikan cara berkendara saat menghadapi kemacetan untuk menghindari konsumsi bahan bakar yang boros.

“Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus, dan apabila memungkinkan pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT untuk mengurangi penggunaan bahan bakar,” tutupnya.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top