alexa snippet

Inovasi Sistem Keamanan, Volvo Tekad Capai Zero Accident

Inovasi Sistem Keamanan, Volvo Tekad Capai Zero Accident
Melalui layar monitor, pengunjung melihat situasi saat sopir menjalankan truk simulator di Swedish National Road and Transport Research Institute. Foto/Abdul Hakim/SINDOnews
A+ A-
GOTHENBURG - Selain sabuk pengamanan, rekomendasi Volvo untuk menciptakan keamanan berkendara adalah meningkatkan kemampuan jarak pandang (visibility) baik secara langsung atau tak langsung. Solusi Volvo pada hal ini adalah melengkapi produknya dengan sejumlah kamera bantuan. 

(Baca: Cegah Laka Tragis, Volvo Usung Rem Otomatis)

Di truk Volvo, selain kamera juga dibantu kaca cermin enam buah. Ini dilakukan karena pengemudi apalagi truk atau bus memiliki keterbatasan pandangan karena besarnya ukuran kendaraan. Di Eropa, pejalan kaki dan pengendara sepeda kerap menjadi korbannya.

Di Indonesia, ancaman korban kecelakaan biasanya pengendara sepeda motor yang memotong jalan seenaknya. Rekomendasi selanjutnya adalah menciptakan layanan penuntun sopir antara lain dengan sistem informasi umpan balik.

"90% kecelakaan melibatkan faktor manusia seperti rendahnya pengetahuan, perhatian dan kesalahan keputusan," kata Direktur Keselamatan Lalu Lintas dan Produk Volvo Carl Johan Almqvist saat menjelaskan kepada para jurnalis berbagai negara yang mengikuti Volvo Trucks Safety Experience di Gothenburg, Swedia, baru-baru ini.

Rekomenasi terakhir adalah mengembangkan keselamatan aktif seperti advanced emergency braking system (AEBS), sistem deteksi dan cooperative intelligent traffic system (C-ITS).
Piranti-piranti keamanan inilah yang menjadi komitmen utama Volvo untuk menciptakan lalu lintas global yang aman.

Bahkan, Volvo telah membulatkan tekadnya untuk menuju angka kecelakaan berkurang hingga nol (zero accident). Guna mewujudkannya, Volvo mengakui tak bisa sendiri, butuh kerja sama polisi, regulator, dan masyarakat sendiri.

Untuk memastikan sistem keselamatan berjalan baik, Volvo mengukur melalui simulator di Swedish National Road and Transport Research Institute.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top