alexa snippet

Daimler Ungkap Biang Kerok Airbag Mengembang Sendiri

Daimler Ungkap Biang Kerok Airbag Mengembang Sendiri
Produsen automotif Jerman Daimler, pembuat mobil Mercedes-Benz, menarik lebih dari satu juta kendaraan di seluruh dunia. Daimler mengungkapkan hal itu karena cacat kabel dan memicu kantung udara menembang sendiri. FOTO/ Istimewa
A+ A-
BERLIN - Produsen automotif Jerman Daimler, pembuat mobil Mercedes-Benz, menarik lebih dari satu juta kendaraan di seluruh dunia. Daimler mengungkapkan hal itu karena  cacat kabel dan memicu kantung udara menembang sendiri.

Kantor berita Jerman, DPA melaporkan Senin (16/10) bahwa 400.000 kendaraan telah terdaftar di Inggris dan beberapa ratus ribu di Jerman, dengan negara-negara lain menyusul.

Model yang terimbas termasuk Mercedes-Benz A-Class, B-Class, C-Class dan E-Class tertentu, serta CLA, GLC, GLK dan V-Class.

Daimler mengatakan pemasangan kabel yang salah di setang kemudi memungkinkan listrik statis menumpuk dan membuka kantung udara saat tidak dibutuhkan. Penarikan akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan ketika suku cadang untuk perbaikan ini tersedia.

Dalam pernyataannya, Mercedes Benz secara resmi akan menarik (recall) 1 juta mobilnya secara global. Dijelaskan Daimler AG, produsen automotif Mercedes Benz menginformasikan, ada pelepasan muatan elektrostatik ditambah pegas rusak dan tidak sesuainya komponen di lingkar kemudi. Ini bisa menyebabkan airbag depan bagian pengemudi mengembang tanpa sebab.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, Mercedes Benz akan mengganti sejumlah komponen di bagian tersebut. "Sudah ada beberapa pengemudi di AS yang melapor telah mengalami cidera, seperti luka lecet dan memar ringan akibat rusaknya airbag. Beruntung, tidak ada laporan yang menyebutkan korban tewas akibat masalah itu," ungkap salah seorang juru bicara Mercedes Benz, dikutip dari Reuters
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top