alexa snippet

Developer Game Tuntut Gamer Karena Bermain Curang

Developer Game Tuntut Gamer Karena Bermain Curang
Developer game, Epic Game menuntut seorang gamer karena dituduh curang saat bermain Fortnite. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Sudah bukan rahasia bila game menjadi permainan yang punya penggemar fanatik. Namun tak jarang ada sekelompok gamers (pemain) yang coba mencari celah dari sebuah game untuk berlaku curang.

Belum lama ini seorang remaja 14 tahun dituntut oleh developer (pengembang) game, Epic Game karena berlaku curang. Sebenarnya remaja ini tidak melakukannya sendiri, tapi bersama seorang pemain lainnya.

Dia dituntut tak hanya karena menggunakan aimbot, namun juga menawarkan kecurangannya kepada pemain lain, termasuk penyiar dalam layanan Twitch. "Epic tak menolerir dengan kecurangan atau pelanggaran hak cipta dari siapa pun pada usia berapa pun. Seperti yang telah kami sampaikan, kami menganggap serius perbuatan segala perbuatan curang," ungkap Epic Game, dikutip dari Ubergizmo, Selasa (28/11/2017).

Epic Game memang tak mengunkap identitas keduanya. Game yang mereka mainkan adalah Fortnite yang kini telah dimainkan lebih dari 1 juta pengguna.

Meski demikian, pemain berusia 14 tahun itu menuduh Epic Game telah membuatnya sebagai kambing hitam dari sebuah kesalahan. Namun hal itu dibantah oleh sang pengembang game.

Tuntutan yang berlatar belakang kecurangan dalam game sebenarnya bukanlah hal baru. Sebelumnya, terdapat kasus serupa seperti Blizzard yang menuntut pembuat software cheating dan Riot yang menuntut pengembang software cheat di League of Legends.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top