alexametrics

Blue Origin Siap Terbangkan Turis ke Orbit Tahun Depan

loading...
Blue Origin Siap Terbangkan Turis ke Orbit Tahun Depan
Blue Origin memastikan tahun depan mulai menerbangkan wisatawan ke luar angkasa. GRAFIS/KORAN SINDO
A+ A-
TEXAS - Perusahaan wisata antariksa Blue Origin sukses menerbangkan kapsul untuk pertama kali pada Rabu (13/12/2017) waktu Texas, Amerika Serikat (AS). Crew Capsule 2.0 berhasil mencapai orbit dan kembali ke Bumi dengan satu boneka uji coba yang dipasang di dalamnya.

Atas uji coba tersebut, pendiri Blue Origin, Jeff Bezos menyatakan, boneka uji coba yang disebut Mannequin Skywalker itu telah melakukan perjalanan hebat. Kapsul tersebut memiliki ruang yang bisa menampung enam turis antariksa. Mereka akan menikmati pemandangan luar biasa dari jendela terlebar di kapsul itu, ketika Blue Origin memulai penerbangan komersialnya tahun depan.

Peluncuran kapsul itu menggunakan roket New Shepard. Keduanya, baik kapsul maupun roketnya, dapat digunakan lagi pada kesempatan berikutnya. Tes itu dilakukan dari lokasi peluncuran West Texas milik Blue Origin, dan ini menjadi penerbangan pertama dalam 14 bulan. Oktober lalu, Bezos yang juga pendiri perusahaan ritel online Amazon itu mengatakan, Blue Origin akan membawa para turis ke orbit dalam 18 bulan ke depan. Perusahaan itu belum membuka pemesanan dan merinci biaya untuk tiket perjalanan ke orbit tersebut. Itu artinya, para calon penumpang harus menunggu hingga perusahaan selesai melakukan sejumlah uji coba.



Video peluncuran menunjukkan roket New Shepard meluncur ke orbit, melepas kapsul dan kemudian mendarat vertikal kembali ke landasan peluncuran. "Beberapa saat setelah ini, pod crew Capsule 2.0 kembali ke Bumi dengan dua parasut besar sebelum mendarat di gurun Texas, dengan kecepatan 1,6 km per jam," papar pernyataan Blue Origin, dikutip Daily Mail.

"Selain membawa manekin, tes terbang 10 menit itu membawa 12 muatan komersial, riset, dan pendidikan di dalam kapsul kru tersebut," ungkap Blue Origin.

Kapsul itu memiliki ruang seluas 15 meter kubik yang cukup luas untuk para penumpang dapat mengambang bebas dan merasakan sensasi tanpa bobot saat berada di orbit. Bagian dalam kapsul itu terdapat kursi hitam dengan pipa biru, dan kursi itu memiliki logo bulu Blue Origin. "Penerbangan New Shepard hari ini sangat sukses. Ini menandai penerbangan perkenalan untuk kapsul kru generasi selanjutnya saat kami terus selangkah demi selangkah maju dalam program tes penerbangan kami," papar Chief Executive Officer (CEO) Blue Origin Bob Smith.

Di Twitter, pendiri Blue Origin Jeff Bezos menulis tweet, "#NewShepard sukses terbang pertama membawa Crew Capsule 2.0 hari ini. Komplet dengan jendela dan manekin tes instrumen kami. Dia melakukan perjalanan hebat."

Sistem peluncuran suborbit New Shepard memiliki roket dan kapsul yang didesain dapat mengangkut muatan dan penumpang sekitar 100 km di atas permukaan Bumi. Tes penerbangan dengan anggota kru manusia diperkirakan dimulai tahun depan. Semua kursi di kapsul itu memiliki akses pada jendela lebar yang dibuat dengan bahan yang sangat kuat dan beberapa lapis.

"Dengan meminimalisasi distorsi dan pantulan, jendela-jendela itu dapat meneruskan 92% cahaya sehingga para penum pang memiliki daya pandang yang bagus sejernih kaca," papar pernyataan Blue Origin.

Sistem itu juga dilengkapi kapsul bertekanan di bagian atas roket yang dapat digunakan berulang kali. Dua kendaraan antariksa itu meluncur bersama, sekitar dua setengah menit, sebelum mesin berhenti menyala. Kapsul kemudian terpisah dari mesin pendorong agar para penumpang dapat menikmati kesunyian di antariksa tanpa suara roket.

Setelah beberapa menit terjun bebas, roket otonom itu akan melakukan pendaratan vertikal dengan menyalakan mesin roket. Sementara itu, kapsul mendarat dengan mulus menggunakan parasut. Keberhasilan itu membuat Blue Origin semakin percaya diri dengan rencana untuk menjadikan wisata antariksa sebagai kegiatan baru manusia.

Beberapa perusahaan lain juga memiliki program mirip untuk wisata antariksa tersebut. Blue Origin akan bersaing dengan SpaceX yang didirikan oleh CEO Tesla Elon Musk. Jika roket New Shepard telah meluncur tujuh kali dan enam kali sukses mendarat, Musk telah mendaratkan kembali 20 roket Falcon 9 yang dapat digunakan lagi dalam dua tahun terakhir.

Peluncuran sukses ke-17 oleh SpaceX pada 2017 dilakukan bulan lalu. Jumlah peluncuran itu lebih banyak dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya delapan kali peluncuran. "Roket-roket New Shepard dirancang untuk terbang pada ketinggian suborbit dan hanya menggunakan satu tahap, sehingga roket itu dapat sepenuhnya digunakan lagi," papar pernyataan Blue Origin.

Adapun roket-roket Falcon 9 terbelah menjadi dua bagian, dengan hanya tahap pertama yang terbang kembali ke Bumi sehingga hanya ada sebagian roket yang dapat digunakan ulang. Meski memiliki metode berbeda, kedua perusahaan itu merupakan pionir dalam teknologi roket yang dapat digunakan ulang sehingga dapat menghemat biaya peluncuran ke antariksa. Tidak hanya itu, SpaceX juga memiliki ambisi untuk mengirim manusia ke Mars dalam beberapa tahun ke depan.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak