alexametrics

Kunjungi SINDOnews & KORAN SINDO, Suzuki Jadikan Indonesia Pilar Ketiga

loading...
Kunjungi SINDOnews & KORAN SINDO, Suzuki Jadikan Indonesia Pilar Ketiga
General Manager Strategic Planning Departemen SIS, Uchiki Ryohei dan Strategic Planning Departemen Coparate PR SIS, Arviane D.B. saat kunjungan ke redaksi SINDOnews dan KORAN SINDO, Rabu(10/1/2018). FOTO/ ISRA/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melakukan kunjungan ke Redaksi SINDOnews dan KORAN SINDO, Rabu(10/1/2018).  Dalam kunjungan tersebut Suzuki menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Suzuki.

Wakil Pemimpin Redaksi Koran SINDO, Dwi Sasongko, Redaktur Pelaksana SINDOnews Puguh Hariyanto dan Tim Redaksi SINDOnews dan Koran SINDO menyambut kehadiran General Manager Strategic Planning Departemen SIS, Uchiki Ryohei dan Strategic Planning Departemen Coparate PR SIS, Arviane D.B.

Dalam kunjungan tersebut, Uchiki Ryohei menegaskan  Indonesia merupakan bagian penting bagi Suzuki untuk terus mengembangkan bisnis automotifnya. Pasalnya Suzuki berupaya keras  memberikan kepuasan kepada konsumen Suzuki dengan terus memberikan produk produk terbaiknya di Indonesia

" Suzuki global saat ini menjadikan Indonesia sebagai pilar ketiga, setelah Jepang dan India. Oleh karenya SIS berusaha memberikan pelayanan dan kepuasan pada konsumen baik secara  pelayan dan After Sales," tegas Uchiki Ryohei di Kantor Redaksi SINDOnews dan KORAN SINDO, Rabu (10/1/2017).



Kunjungi SINDOnews & KORAN SINDO, Suzuki Jadikan Indonesia Pilar Ketiga

Uchiki Ryohei menjelaskan bahwa saat ini Suzuki sudah menjadi satu antara sepeda motor dan mobil dalam satu management, tujuan lebih untuk menguatkan starategi dan fokus terhadap penjualan setiap produk Suzuki.

" Alasan Suzuki melebur jadi satu, Suzuki ingin meningkatkan populasi produk Suzuki kelebih banyak market automotif di Indonesia," tutur Uchiki Ryohei.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak