alexametrics

Semakin Banyak Peminat, Beta Ikutan Produksi Motor 2 Tak

loading...
Semakin Banyak Peminat, Beta Ikutan Produksi Motor 2 Tak
Kabar motor 2 Tak akan dihidupkan kembali dengan teknologi yang kian modern, telah terbukti setelah KTM dan Vins Duecinquanta yang menghidupkan motor 2 Tak. FOTO/ Moto.it
A+ A-
MILAN - Kabar motor 2 Tak akan dihidupkan kembali dengan teknologi yang kian modern, telah terbukti setelah KTM dan Vins Duecinquanta yang menghidupkan motor 2 Tak kini Beta Motorcycles akhirnya resmi meluncurkan motor enduro 125 cc 2Tak.

Seperti dilansir dari Moto.it, Beta RR 2T 125 akan menjadi penantang serius bagi KTM 125 XC-W, Husqvarna TX 125, dan Sherco 125 SE-R untuk menyasar rider muda yang ingin serius menekuni dunia enduro.

Secara umum Beta RR 2T 125 memiliki fisik yang mirip dengan dua kakaknya, Beta RR 2T 250 dan Beta RR 2T 300. Fitur-fiturnya juga mirip-mirip. Hanya saja dia pakai mesin dengan kapasitas yang lebih kecil.

Beta RR 2T 125 itu motor yang boleh dibilang kecil-kecil cabe rawit. Kapasitas mesin boleh kecil, namun performa lumayan mengerikan. Bahkan tidak sedikit orang yang menyebut motor enduro 125 cc 2-stroke itu performanya udah bisa mengimbangi motor enduro 250 cc 4-stroke.

Sebelumnya, Vins Duecinquanta menganggap mesin dua langkah memiliki kelebihan tersendiri, yang cukup ringan dan mampu menghasilkan tenaga lebih besar daripada mesin 4-tak modern.

Vins Duecinquanta atau Twofifty, diperkenalkan dengan mesin 2-tak generasi baru. Ini tidak hanya cukup kuat dan memiliki desain eksotis namun juga memiliki mesin 2-tak baru dengan teknologi Transfer Injection Transfer (TPI) yang membuatnya lebih bersih, tidak berisik dan tanpa asap pastinya.

Motor 2-tak yang didukung oleh insinyur yang telah terlibat dengan tim Scuderia Ferrari Formula 1. "Duecinquanta" adalah kata Italia yang berarti 250 bertepatan dengan motor ini berkapasitas 250cc.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak