alexametrics

Jadi Gaya Hidup, Orang Bule dan Warga Bali Suka Naik MAXI Yamaha

loading...
Jadi Gaya Hidup, Orang Bule dan Warga Bali Suka Naik MAXI Yamaha
Deretan motor Yamaha MAXI yang mengikuti ajang CustoMAXI Bali. Foto/Ist
A+ A-
DENPASAR - Di balik kehebohan ajang CustoMAXI Bali, ternyata Pulau Dewata Bali memiliki keunikan tersendiri dalam perkembangan MAXI Yamaha di Indonesia. Motor-motor MAXI Yamaha banyak diminati konsumen tidak hanya warga lokal, tapi juga warga asing alias orang Bule.

Andri Fistulariyanto, Bagian Promosi Yamaha DDS Bali mengatakan, sebagai daerah yang terkenal dengan pariwisata yang sudah mendunia, pasar motor di segmen yang tengah booming di Tanah Air itu juga ikut merambah konsumen non-Indonesia khususnya yang tinggal di Bali.

Dikatakannya, MAXI Yamaha seperti Nma, Xmax, Tmax mendapatkan respons tinggi di Bali. "Konsumen di sini lokal maupuan asing sangat suka dengan MAXI Yamaha, antusiasnya bagus. Kalangan menengah ke atas cocok banget. Untuk XMAX pas buat postur tubuh warga asing. Mereka juga bilang jaringan dan sparepart-nya banyak. Buat konsumen lokal juga bilang XMAX value for money, matik kapasitas mesin 250 cc yang fitur-fiturnya modern dan canggih,” tutur Andry dalam keterangan persnya, Minggu (14/1/2018).

Sementara Eddy Ang, Deputy GM Marketing PT YIMM menjelaskan, MAXI Yamaha telah jadi bagian dalam aktivitas berkendara masyarakat Bali secara umum. Bahkan wisatawan mancanegara yang berada di Bali juga menjadikan MAXI Yamaha pilihan berkendara saat berada di sana.

“MAXI Yamaha memang populer di Bali. Beberapa kali di sosial media kita lihat wisatawan asing menggunakan MAXI Yamaha baik itu TMAX, XMAX, NMAX atau juga AEROX 155. Kami harap antusias itu akan menjalar di dalam kompetisi CustoMAXI ini. Apalagi masyarakat Bali sudah terkenal luas punya kreator modifikasi yang kualitasnya diakui dunia,” papar Eddy.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak