Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi

loading...
Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi
Setelah meluncurkan realme C11 dan C15, realme bersiap mengeluarkan keluarga baru seri C, yakni C12, ke pasar ponsel global. Foto/Ist
NEW DELHI - Sub merek Oppo, realme belum lama ini merilis C11 dan C15 yakni dua handphone terbaru dengan harga terjangkau. Kini mereka sudah menyiapkan ponsel baru keluarga "C". (Baca juga: Dijual Murah, Nokia C3 Hadir dengan Layar 5,99 Inci dan Baterai 3.040 mAh)
Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi

Belum puas mengguyur pasar ponsel anak muda dengan dua ponsel bertenaga besar tersebut, sebentar lagi akan ada tambahan baru di keluarga C Series, yang disebut realme C12. Handphone muncul di beberapa sertifikasi bersama dengan nomor model RMX2189. Ini mengungkap realme berencana membuatnya tersedia secara luas dan tidak terbatas pada satu pasar.
Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi

Laman GSM Arena melaporkan, realme C12 disertifikasi di Thailand, Indonesia, Malaysia, dan China -keempatnya menjadi pasar utama perusahaan. Beberapa daftar juga mengungkapkan baterai 6.000 mAh, meskipun akan mendukung tingkat pengisian 5V pada 2A, atau hanya 10W, jadi bukan pengisian cepat modern dalam bentuk apa pun.
Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi

Ponsel baru ini kemungkinan akan menjadi jalan tengah antara realme C11 dan C15. Sehingga kemungkinan akan berbagi beberapa fitur seperti layar HD + dengan waterdrop notch untuk kamera selfie dan Android 10 dengan realme UI di atasnya. (Baca juga: Di Tengah Krisis Pandemi, Jokowi: Inilah Momentum Transformasi)
Realme C12 dengan Baterai 6.000 mAh Kantongi Banyak Sertifikasi

Di antara spesifikasi yang lebih tidak jelas adalah posisi pemindai sidik jari, jumlah kamera, dan apakah chipset akan tetap menggunakan Helio G35. Yakni prosesor sama yang digunakan oleh dua ponsel realme C lainnya.

(iqb)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top