alexametrics

Cara Aman Biar Maksimal Saat Ngegas dengan Motor Trail Injeksi

loading...
Cara Aman Biar Maksimal Saat Ngegas dengan Motor Trail Injeksi
Karakteristik berkendara di jalan raya (On Road) jauh berbeda dengan cara berkendara di jalan berlumpur ataupun berpasir. Supaya tetap asik trabas . FOTO/ Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Karakteristik berkendara di jalan raya (On Road) jauh berbeda dengan cara berkendara di jalan berlumpur ataupun berpasir. Supaya tetap asik trabas alias menjelajahi jalanan menantang, ini dia saran dari PT Astra Honda Motor (AHM) bagi para penggiat motor trail dalam merawat sepeda motornya.

1. OLI :

Bagi para Off Roader, berkendara dengan sering membuka dan menutup handle gas merupakan hal yang lumrah bagi mereka pencinta adventure sesuai dengan kondisi jalan yang dilaluinya. Dengan karakter seperti itu kerja mesin lebih maksimal dan mesin cepat panas sehingga oli mesin lebih mudah menguap. Akan tetap para off roader harus lebih sering melakukan pengecekan dengan cara melihat stik level oli mesin apakah masih sesuai dengan standar ketinggian oli atau kurang dari standar. Jika ada dibatas bawah, maka tambahkan oli baru sampai dengan batas tengah.

2. THROTTLE GAS & TUAS HANDLE KOPLING :

Permainan gas merupakan hal sering dilakukan pada dunia off road. Setingan throttle gas atau tuas gas menjadi perhatian lebih bagi para off roader. Untuk mendapatkan tarikan motor yang responsif, para rider dapat mempertahankan jarak bebas tuas gas dengan jarak 2-6 mm. Hal serupa dengan handle kopling, permasalahan yang biasa terjadi adalah kopling slip pada dunia off road maupun on road. Hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga jarak main bebas kopling sebesar 10-20 mm dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi.

3. RANTAI RODA :


Pencinta off road pasti sering mengalami gesekan pada rantai roda motor anda, hal ini akibat hausnya pada rantai roda itu sendiri maupun swing arm kendaraan anda. Rantai roda yang kendor dapat mengenai secara langsung swing arm motor. Lakukanlah pengecekan pada drive chain slider pada bagian depan dan belakang dari swing arm motor anda serta lakukan pengencangan pada rantai roda anda sebelum bermain off road. Hal yang kedua, jangan pernah mencuci rantai roda dengan minyak sembarangan namun cukup lumasi dengan chain lube untuk menjaga kehausan dari rantai roda.

4. RIM LOCK :

Rim Lock atau stopper ban atau yang sering disebut dengan enduro merupakan sebuah perangkat mekanis yang berfungsi untuk mengunci velg antara ban dalam dan ban luar, khususnya saat ban dalam keadaan pengurangan tekanan angin. Hal ini dapat berpotensi mengakibatkan slipnya ban dalam dan robeknya pentil ban kendaraan anda.

STEERING NUT:


Motor trail ini memang sangat cocok untuk manufer loncat-loncatan. Namun rider harus sering mengecek pada steering stem dengan cara mencoba kelancaran dari steering kemudi, saat belok ke kanan maupu ke kiri. Jika steering stem kendaraan pada off roader mengalami seret atau terlalu kendor saat manuver berbelok, segeralah ke bengkel.
 
PGM-FI :

Motor All New Honda CRF150L telah dilengkapi dengan sensor bank angle yang berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis ketika motor mengalami kemiringan 55 5 derajat selama 5 detik saat motor terjatuh. Rider tidak perlu panik jika mengalami hal seperti ini. Cukup tegakkan lagi kendaraan, posisi kunci di off kan kemudian di on kan kembali dan lalu starter ulang motor anda. salah satu keuntungan lainnya, PGM-FI Honda dapat menyesuaikan kondisi lingkungan saat berkendaraan tanpa perlu mengatur campuran bahan bakar dan udara saat berpindah-pindah lingkungan berkendara. Oiya, jika motor dalam keadaan miring karena gaya sentrifugal saat berbelok, mesin akan tetap menyala dan terus temani rider trabasan.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak