alexametrics

Mitsubishi Mulai Bawa Outlander Listrik ke Pasar ASEAN

loading...
Mitsubishi Mulai Bawa Outlander Listrik ke Pasar ASEAN
Mitsubishi telah resmi membunuh mobil i-MiEV di Amerika Serikat. Alasan Mitsubshi harus menghentikan produksi i-MiEV karena model yang lama sudah tidak laku lagi, dan nantinya akan diganti dengan varian Outlander Listrik. FOTO/ WBS/ SINDOnews
A+ A-
TOKYO - Mitsubishi telah resmi membunuh mobil i-MiEV di Amerika Serikat. Alasan Mitsubshi harus menghentikan produksi i-MiEV  karena model yang lama sudah tidak laku lagi, dan nantinya akan diganti dengan varian Outlander Listrik.

Menurut salah satu perwakilan  merek, Erica Rasch, yang dikutip oleh GreenCarReports. "2017 adalah tahun model terakhir untuk i-MiEV, dan semua unit ritel yang ada telah terjual", kata Rasch seperti dilansir dari Autopro.

Sebelumnya Mitsubishi Outlander PHEV telah mengalami penyegaran  pada September tahun lalu dengan Konsep-S. Saat ini telah menerapkan beberapa ubahan kosmetik.

Ini mengadopsi "perisai dinamis" (gril) fasia depan yang membuat ekstensif menggunakan chrome. Dapat lebih dibedakan dengan ekstensi bumper dan side hiasan baru. Sementara warna bodi terdapat penambahan dua warna baru yaitu Quartz Brown Metallic dan Ruby Black Pearl eksklusif .



Mitsubishi juga menambahkan beberapa warna two-tone pada roda 18-inch. Masuk dalam kabin interior, kursi didesain ulang, mempunyai konsol tengah yang lebih besar dan daya-standar kursi disesuaikan pengemudi.

 Outlander PHEV datang dengan tingkat NVH yang lebih rendah dan perbaikan steering, ride dan handling. Mitsubishi mengakui sudah merevisi jantung pacu yang terdiri mesin bensin dan motor listrik sehingga memberikan akselerasi dan respon terbaik.

Sepertin dilansr dari situs resmi Mitshubishi, semua tipe kini dilengkapi dengan Unintentional Vehicle Move Off Control system (kecuali varian M). Fitur ini untuk mengurangi kerusakan pada roda gigi.

Cara kerja pengaturan hybrid telah dioptimalkan untuk memungkinkan friksi mesin lebih rendah dan sebagai hasilnya efisiensi telah meningkat sebesar 8%. Sementara tenaga listrik mengalami peningkatan 0,6 km.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak