alexametrics

Pengusaha Ditawarkan Laundry Lounge Berkonsep Self Service

loading...
Pengusaha Ditawarkan Laundry Lounge Berkonsep Self Service
Seorang karyawan Laundry Lounge mengambil pakaian yang baru saja selesai dikeringkan. Foto/LG
A+ A-
JAKARTA - Memiliki reputasi di pasar pengguna akhir bagi berbagai jajaran produk elektroniknya, PT LG Electronics Indonesia (LG) berencana lebih meningkatkan penetrasinya di pasar pengguna komersial atau B2B (Business to Business), PT LG Electronics Indonesia (LG) melalui jajaran produk mesin cuci menjalin kemitraan strategis dengan PT Triton Internasional yang dikenal sebagai distributor mesin cuci komersial di Indonesia.

Uniknya kemitraan ini tak sebatas memberikan hak kepada PT Triton Internasional untuk menjual produk mesin cuci khusus penggunaan usaha laundry. Namun juga membawa konsep bisnis self service laundry bertajuk Laundry Lounge.

Konsep inilah yang nantinya bakal ditawarkan bagi pengusaha dan calon pengusaha laundry. “Dengan semakin bertumbuhnya hunian vertikal dan mobilitas masyarakat yang tinggi, konsep ini dibuat sebagai solusi bagi pengusaha untuk mengembangkan bisnis laundry yang sesuai gaya hidup modern,” kata Andry Siswandi, Branch Manager PT LG Electronics Indonesia.

Sesuai namanya, laundry lounge merupakan konsep yang menggabungkan layanan-laundry atau cuci pakaian dengan kenyamanan penggunanya. Kenyamanan ini menjadi unsur penting karena dalam konsep tersebut, pengguna melakukan self service dalam mengakses layanan laundry.
 Pengusaha Ditawarkan Laundry Lounge Berkonsep Self Service
"Kenyamanan yang disajikan termasuk keberadaan ruang tunggu yang nyaman, TV, ketersediaan makanan atau minuman ringan dan konektivitas WiFi," ucap Andry Siswandi.

Konsep Laundry Lounge pertama sendiri dibuka di Apartemen Kalibata City Tower R, Jakarta. Dibangun di lahan seluas 130 meter persegi, Laundry Lounge menyediakan 21 set mesin cuci dan mesin pengering LG yang khusus untuk penggunaan komersial.

Dengan kapasitas tersebut, Laundry Lounge ini mampu mengakomodasi 350 hingga 400 pelanggan pada tiap harinya. Tak hanya sebagai ruang pamer yang menjajarkan produk mesin cuci LG, tempat ini akan benar-benar beroperasi layaknya sebuah jasa layanan self service laundry.

Sengaja dibuat demikian agar calon pengusaha dapat melihat dan meninjau langsung operasional keseharian laundry self service ini. “Dengan kunjungan langsung, mereka akan beroleh gambaran lebih baik terkait usaha laundry modern tersebut,” ujar Kevin Nathaniel, Direktur PT Triton Internasional.  

Terkait denga kemitraan ini, Kevin Nathaniel menuturkan, ini merupakan kemitraan strategis di antara dua perusahaan dengan reputasi yang telah dikenal baik dalam industri. "Pengalaman dan reputasi panjang kami di industri laundry berpadu dengan teknologi dengan kualitas mesin cuci LG yang telah dipercaya lintas generasi," katanya.

Bicara teknologi mesin cuci dan mesin pengering pakaian LG bagi kepentingan usaha atau komersial, Andry menceritakan, terdapat beberapa kelebihan. Termasuk di dalamnya, penggunaan teknologi Inverter Direct Drive motor yang memastikan proses kerjanya berjalan dengan teknologi hemat listrik. "Mesin cuci ini memang dirancang untuk laundry, yakni bisa bekerja berulang-ulang. Tak seperti laundry biasa yang menggunakan mesin cuci rumah tangga," ujarnya.

Di sisi lain, layanan purnajual mesin cuci LG juga sangat terjamin. Karena sepanjang beroperasi lebih dari 25 tahun di Indonesia, LG memiliki jaringan layanan purnajual yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Kevin optimistis pada kemitraan yang terjalin, sekaligus konsep Laundry Lounge ini, pihaknya secara simultan akan terus menambah jumlah unitnya di berbagai kota di Indonesia. "Surabaya dan Bandung menjadi kota sasaran di Pulau Jawa, selain Jakarta. Sementara Bali, Makassar, Medan dan Pekanbaru menjadi kota sasaran untuk area di luar pulau Jawa," ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya memperkirakan jumlah Laundry Lounge yang akan dibuka sepanjang tahun ini mencapai 30 unit secara nasional. Pasar yang sedang bertumbuh dan kolaborasi kedua perusahaan yang memiliki pengalaman panjang serta reputasi baik di industri masing-masing dikatakannya sebagai modal besar untuk mewujudkan target ini.

“Pasar yang bertumbuh bersanding dengan kemitraan yang membawa konsep baru ini membuat kami optimists untuk semakin mengembangkan pasar mesin cuci komersil di Indonesia,” ujar Andry Siswandi.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak