alexametrics

Smartfren Terapkan Massive MIMO di Puluhan Gedung Jakarta

loading...
Smartfren Terapkan Massive MIMO di Puluhan Gedung Jakarta
Smartfren Terapkan Massive MIMO di Puluhan Gedung Jakarta. (Istimewa).
A+ A-
OPERATOR 4G Smarfren menjadi yang pertama menerapkan teknologi Massive MIMO di frekuensi TDD (Time Division Duplex).

Menurut VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo, hal yang langsung dapat dirasakan pelanggan lewat penerapan Massive MIMO adalah pengalaman berinternet yang selain lebih cepat, juga lebih stabil. “Jika digunakan untuk streaming video, tanpa buffering ,” ungkapnya.

Massive MIMO diterapkan di sejumlah wilayah di Jakarta, tepatnya di 200 gedung bertingkat, termasuk perkantoran, mal, dan rumah sakit. Alasan utamanya adalah memperkuat sinyal di gedung yang tidak memakai indoor coverage .



“Menggunakan indoor coverage mahal dan kurang efektif. Antena Massive MIMO seperti menembakkan sinyal dari luar gedung sehingga pelanggan bisa mendapat kualitas jaringan Smarfren,” ucap Munir.

Pemasangan antena MIMO sudah dilakukan di 30-40 gedung bertingkat di Jakarta, di antaranya Kalibata Mall dan Mal Pasific Place. Selanjutnya, pemasangan bakal dilakukan di kotakota lain, seperti Surabaya. Deputy CEO PT Smartfren Djoko Tata Ibrahim berharap tahun ini Smartfren dapat melaju lebih kencang lagi dan memberikan pengalaman internet 4G LTE terbaik.

Sejumlah strategi yang dilakukan Smartren, antara lain menyempurnakan sistem customer experience manajement (CEMS), peningkatan stabilitas serta kualitas jaringan 4G LTE, menghadirkan layanan baru, termasuk melanjutkan kerja sama bundling dengan open market handset.

Dia juga menyebut bahwa teknologi Massive MIMO juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan dan menambah jumlah BTS. “BTS bertambah, pengalaman internet harus tetap baik,” ungkapnya. (Danang Arradian)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak