alexametrics

BSN Terus Berupaya Memperbaiki Kualitas SNI Komponen Automotif

loading...
BSN Terus Berupaya Memperbaiki Kualitas SNI Komponen Automotif
BSN terus berupaya meningkatkan kualitas SNI di bidang automotif guna meningkatkan rasa aman pengendara. Foto/Ratman Suratman/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) tengah melakukan revisi Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap sejumlah komponen mobil. Hal ini guna menambah kualitas komponen dan rasa aman bagi masyarakat.

Salah satu yang direvisi adalah kaca pengaman untuk kendaraan bermotor. "Ini merupakan revisi dan penggabungan dari SNI 15-0048-2005, kaca pengaman diperkeras untuk kendaraan bermotor beserta amandemennya (SNI 15-0048-2005/Amd1:2014) dan SNI 15-1326-2005, kaca pengaman berlapis (laminated glass) untuk kendaraan bermotor. SNI ini mengacu ke UNECE Regulation No 43 Revision 3, ECE/TRANS/505/Rev.1/Add.42/Rev.3.
Sekarang sedang proses penetapan," ungkap Kepala Pusat Kerjasama Standardisasi BSN, Konny Sagala kepada SINDOnews, Selasa (13/3/2018).

Selain kaca pengaman, Konny Sagala mengungkapkan, pihaknya juga memproses SNI ban. Saat ini SNI ban masih dalam proses revisi.

"Sekarang dalam proses rapat teknis. Acuan yg digunakan dari standar UNECE, standar Jepang, dan standar Amerika Serikat," tuturnya.

Seperti diketahui, ekspor mobil penumpang Indonesia ke Vietnam terancam terhenti akibat adanya regulasi impor yang dikeluarkan oleh negara tersebut. Akibatnya Indonesia berpotensi kehilangan ekspor hingga USD85 juta selama periode Desember 2017-Maret 2018.

Vietnam mengatur sejumlah persyaratan untuk kelaikan kendaraan, termasuk emisi dan keselamatan. Regulasi ini mulai berlaku pada 1 Januari 2018.

Dalam regulasi tersebut, Vietnam mensyaratkan standar internasional untuk kelayakan kendaraan termasuk emisi dan keselamatan. Mereka menganggap SNI yang sudah diterapkan selama ini belum cukup sesuai dengan kriterianya. Padahal sertifikasi yang dilakukan otoritas di Vietnam dan Indonesia menggunakan proses dan peralatan uji yang sama.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak