alexametrics

Interact Sanggup Sediakan Data Analisa dari Cahaya

loading...
Interact Sanggup Sediakan Data Analisa dari Cahaya
CEO and Chairman Board Management Philips Lighting, Eric Rondolat. Foto/Djaka Susila/SINDOnews
A+ A-
FRANKFURT - Selain mengenalkan LiFi (Light Fidelity), Philips Lighting pada Light+Building Trade Fair di Frankfurt, Jerman juga memperkenalkan Interact sebagai teknologi pencahayaan yang terkoneksi dengen internet.

Interact adalah platform yang didasari pada IoT (internet of think). Pada teknologi interact, seseorang atau organisasi akan lebih mudah mengatur atau mengontrol pencahayaan dengan baik.

Selain itu, manajemen tentang pencahayaan ataupun perawatan juga akan semakin lebih mudah. Yang paling menarik dari interact ini adalah mampu memberikan data kepada pengguna tentang bagaimana ”perilaku” lampu. Dengan data tersebut, maka akan lebih mudah dianalisa.



CEO and Chairman Board Management Philips Lighting, Eric Rondolat mengatakan, interact telah dikembangkan beberapa tahun yang lalu dan saat ini bisa menyediakan beberapa layanan. Layanan dari interact tersebut di antaranya, interact city (pencahayaan lampu atau smart city), interact landmark, interact office, interact retail, interact sport, dan Philips Hue.

“Jadi interact tidak hanya memberikan tentang data security atau data storage saja, tapi juga data analityc,” kata Eric.

Di Indonesia beberapa jenis interact telah digunakan, salah satunya interact city. Program yang sebelumnya bernama city touch tersebut digunakan oleh Jakarta dan Semarang untuk memberikan penerangan di beberapa jalan.

Bahkan interact landamark juga digunakan di salah satu jembatan di Cikarang. Hue juga telah cukup akrab di konsumen Indonesia.

Hal yang menarik untuk Indonesia yang berkaitan dengan interact adalah interact retail dan office. Ini akan sangat membantu bisnis sebuah perusahaan menggunakan keduanya.

Philips Lighting mengklaim menggunakan interact akan menghemat sekitar 70%. “Sekitar 50% karena mengggunakan LED, dan hemat 20% lagi karena menggunakan sistem yang memudahkan untuk mengatur, mengontrol serta mengawasi.

Eric pada kesempatan tersebut juga menegaskan perubahan nama perusahaan dari Philips Lighting menjadi Signify. “Signify berarti cahaya telah menjadi sebuah bahasa intelektual, yang menghubungkan dan menyampaikan makna,” sebut Eric.

Pihaknya mengaku sangat antusias dapat mengumumkan nama baru perusahaan sebagai langkah berikut dalam perjalanan transformasi perusahaan. Signify jelas menunjukkan cermin strategi bisnis Philips Lighting untuk masa depannya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak