alexametrics

Sukses Bikin Motor, KTM Umumkan Produksi Mobil Roadster

loading...
Sukses Bikin Motor, KTM Umumkan Produksi Mobil Roadster
Perusahaan sepeda motor asal Austria KTM mengumumkan akan memproduksi mobil roadster. Setelah tiga seperempat abad KTM akan konsen ke roda empat. FOTO/ Visordown
A+ A-
NEW YORK - Perusahaan sepeda motor asal Austria KTM mengumumkan akan memproduksi mobil roadster. Setelah tiga seperempat abad membuat sepeda motor, KTM akan konsen ke kendaraan  roda empat.

Seperti dilansir dari Visordown, untuk itulah KTM X-Bow GT4, yang merupakan pelopor kategori menyiapkan dirinya menghadapi pasar 2019 dengan sebaik mungkin. Produk karya KTM dan Reiter Engineering akan hadir.

Untuk peluncuran pertama adalah pasar Amerika Serikat, X-Bow menggunakan spesifikasi Comp R. Paket turbo 2,0 liter empat dinilai pada 330 tenaga kuda (220 kW) dan 310 lb-ft (420 Nm) torsi, dikawinkan dengan transmisi manual enam kecepatan. Dengan berat semua 1.759 pound (780 kg), itu akan mencapai 62 mph (100 km / jam) dalam 3,9 detik dan top di 144 mph (232 km / jam).
Sukses Bikin Motor, KTM Umumkan Produksi Mobil Roadster
Namun, jika itu tidak cukup, KTM juga menawarkan Edisi R Edisi 1 yang lebih ekstrem. Yang ini menggunakan mesin yang sama yang disetel untuk menghasilkan 350 hp (258 kW) dan 321 lb-ft (435 Nm) torsi. Dengan transmisi sekuensial enam percepatan, ia akan mencapai 62 dalam 3,2 detik dan top di 150 mph (241 km / jam).

Transmisi dibuat agar mampu dipakai sejauh 10 ribu km, dua kali lipat versi sebelumnya. Komponen sasis juga mampu digunakan hingga 20 ribu km. Sementara biaya operasional ditekan hingga menjadi 3,90 euro per km. ECU, kabel-kabel juga diganti versi baru. Plus kehadiran Motorsport Traction Control berteknologi GT3 dan sandaran kepala standar LMP.

KTM X-Bow GT4 baru dihargai 152 ribu euro dengan total produksi 15 unit hingga musim semi 2018.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak