alexametrics

AK 550 Muncul di IIMS 2018, Kymco Ancam Yamaha TMax DX

loading...
AK 550 Muncul di IIMS 2018, Kymco Ancam Yamaha TMax DX
Produsen skuter terkenal dari Taiwan, Kymco resmi memperkenalkan Kymco AK 550 di ajang Indonesia International Motor Show 2018. FOTO/ WAHYU BUDI SANTOSO/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Produsen skuter terkenal dari Taiwan, Kymco resmi memperkenalkan Kymco AK 550 di ajang Indonesia International Motor Show 2018. Motor yang sudah malang melintang di Pasar Eropa ini merupakan lawan terberat Yamaha TMax DX.

Skuter ini sebagai "maxi scooter andalan yang membuat Anda tidak ada kompromi antara kenyamanan sehari-hari. AK 550 mengintegrasikan "inovasi dan terobosan, gaya hidup mewah dan kepraktisan, dan kenyamanan  sempurna untuk memberikan pengendara pengalaman bermotor yang tak tertandingi." tulis Rideapart.

AK 550 konsep  pernah dipamerkan di Tokyo, Munich, Milan dan Beijing dan baru-baru ini tampaknya akan dilempar  ke pasar. AK550  bakal menjadi flagship Kymco terbaru. Didukung oleh mesin 2 silinder, K50 diperkenal sebagai menyambut ulangtahun ke-50 perusahaan.

Meskipun tidak diungkapkan dengan spesifikasi mesin ramai mengklaim ia akan dipasangkan dengan mesin 650cc (mesin sama pada BMW C650?) Dan apa yang lebih menariknya, mesin ini dipasang pada kerangka bawah dengan unit lengan ayun aluminium dipasang terpisah.

Dari gambar yang diberedar, terlihat suspensi belakangnya dipasang secara langsung dari badan ke lengan ayun. Bukannya dari mesin ke kerangka sepertimana skuter biasa dan tentunya mengurangi unsprung weight secara signifikan sehingga menurunkan gesekan di poros roda .

Ia juga dibarengi dengan rem kembar Brembo, suspensi depan jenis terbalik (USD fork), didorong sabuk, lampu-lampu LED berbentuk pentagonal, penghadang angin yang tinggi. Singkatnya ia dirancang sebagai skuter performa tinggi modern yang akan menantang skuter gambot Jepang dan Italia di pasar.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak