Pidato, CEO Lei Jun Banggakan Ibu-Ibu Indonesia yang Rakit Ponsel Xiaomi

loading...
Pidato, CEO Lei Jun Banggakan Ibu-Ibu Indonesia yang Rakit Ponsel Xiaomi
CEO Xiaomi Lei Jun memberikan apresiasi terhadap pekerja di Indonesia dalam pidato 10 tahun Xiaomi di hadapan publik dan investor.
JAKARTA - Dihadapan investor dan publik, CEO Xiaomi Lei Jun menyebut nama Ellyana, ibu tiga anak yang jadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di pabrik Xiaomi di Batam. BACA JUGA:Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia dan Tiongkok

PT Sat Nusapersada Tbk adalah pabrik Xiaomi yang berlokasi di Batam. Sindonews pernah mengunjungi pabrik tersebut dan melihat langsung proses perakitan ponsel Xiaomi. Selain tertata dengan baik dan bersih, pabrik tersebut juga menggunakan berbagai peralatan canggih.

Pabrik Xiaomi mempekerjakan lebih dari 1.000 karyawan lokal untuk operasional sehari-hari. Mulai dari perakitan, pengemasan, hingga pengontrolan kualitas.
Dan Xiaomi menaruh perhatian besar pada karyawan yang bekerja disana. Misalnya, membuat sejumlah program akselerasi, seperti pelatihan bahasa, pelatihan komputer, dan berbagai pelatihan keterampilan non-teknis (soft skill).

Tapi, yang paling menarik adalah, 90 persen pekerja dari lini perakitan di Indonesia adalah perempuan. Hal tersebut yang kemudian disebut oleh CEO Xiaomi Lei Jun dalam pidato bertema “From 10 to Infinity” untuk merayakan ulang tahun ke-10.

BACA JUGA:Telkomsel Pastikan Jaringan di Sumatera Sudah 100% Normal



Ia menyebut nama Ellyana. ”IbuEllyana mengasuh tiga anaknya, danbekerja di fasilitas produksi lokal Xiaomi sehingga bisa mencari nafkah demi menghidupi keluarga,” ungkapnya.

Pidato, CEO Lei Jun Banggakan Ibu-Ibu Indonesia yang Rakit Ponsel Xiaomi


Lei Jun juga menceritakan kembali perjalanan 10 tahun Xiaomi yang memulai dari awal yang sederhana hingga tumbuh menjadi perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune Global 500.

MIMPI MEMBUAT SMARTPHONE TERBAIK DI DUNIA
Perjalanan Xiaomi dimulai dari mimpi para pendirinya untuk membuat smartphone terbaik di dunia dengan harga yang terjangkau oleh konsumen. Memulai kiprah dengan meluncurkan varian dari sistem operasi Android yang dinamakan MIUI pada 16 Agustus 2010, smartphone pertamanya yakni Mi 1 baru diperkenalkan pada 16 Agustus 2011.

“Jika kami dapat menggabungkan perangkat lunak, perangkat keras, dan layanan internet, kami akan merintis jalan kami sendiri menuju kesuksesan, dan memunculkan tantangan yang disruptif,” kata Lei Jun.

Pidato, CEO Lei Jun Banggakan Ibu-Ibu Indonesia yang Rakit Ponsel Xiaomi

Lebih dari 90 persen pekerja Xiaomi diPT Sat Nusapersada Tbk di Batam adalah wanita.



Xiaomi mengawali rencana untuk membangun industri ekosistem pada 2014. Enam tahun berlalu, Xiaomi kini sudah menjadi inkubator bagi 100 perusahaan ekosistem dan memasarkan lebih dari 1.000 produk yang diminati konsumen.

Sebagai perusahaan muda yang tumbuh, Xiaomi pada tahun 2013 mencatatkan pendapatan pendapatan Rp 42,4 triliun dan pada tahun finansial 2018 mencatatkan pendapatan mencapai Rp371,2 triliun atau naik 800 persen dalam kurun waktu lima tahun.

STRATEGI HADAPIMASA SULIT
Pidato, CEO Lei Jun Banggakan Ibu-Ibu Indonesia yang Rakit Ponsel Xiaomi

Para Mi Fans yang mengantre untuk mendapatkan produk terbaru dari Xiaomi di salah satu Mi Store di Jakarta.

Lei Jun dalam pidato tersebut juga tidak ragu berbagi mengenai masa sulit yang dihadapi oleh Xiaomi seperti anjloknya volume penjualan, menghadapi persepsi bahwa produk murah itu berarti kualitasnya rendah, hingga isu penjualan di pasar global.

Masalah-masalah tersebut menjadi pelajaran sekaligus kesempatan baru untuk masa mendatang.

Beberapa pencapaian Xiaomi yang dibagikan Lei Jun dalam pidato tersebut seperti penawaran umum perdana (IPO) pada 25 April 2018, peresmian Kampus Xiaomi pada Juli 2019, serta masuk ke daftar Fortune Global 500 untuk kedua kalinya.

Lei Jun juga menyebut strategi Xiaomi di masa mendatang. Pertama adalah belajar dari semangat Xiaomi saat masih menjadi perusahaan rintisan dengan memprioritaskan karyawan dan memanfaatkan setiap peluang.

BACA JUGA:Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...

Berikutnya, memanfaatkan internet untuk memberdayakan proses produksi dengan teknologi tinggi dan otomatisasi. Poin terakhir adalah bijak dalam berstrategi dengan evaluasi rutin setiap 10 tahun.
(dan)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top