alexametrics

Pameran di Galaxy Mall, Samsung Bidik Penjualan 400 Unit

loading...
Pameran di Galaxy Mall, Samsung Bidik Penjualan 400 Unit
PT Samsung Electronics Indonesia menggelar pameran produk terbarunya, Samsung Galaxy A dan A di atrium Galaxy Mall Surabaya. FOTO/ SINDOnews
A+ A-
SURABAYA - PT Samsung Electronics Indonesia menggelar pameran produk terbarunya, Samsung Galaxy A dan A+ di atrium Galaxy Mall Surabaya. Pameran yang digelar Selasa (5/6/2018) hingga Minggu (10/6/2018) tersebut diharapkan mampu menjual sebanyak 400 unit smartphone Samsung untuk berbagai tipe. Sedangkan untuk tipe Galaxy A dan A+ diharapkan bisa berkontribusi sebanyak 40%.

Pameran ini juga sekaligus ingin menggairahkan pasar smartphone, terutama dari brand Samsung. Samsung sendiri rajin mengeluarkan produk-produk terbaru. Produk yang dikeluarkan menyasar semua segmen. Mulai dari bawah hingga menengah atas. Untuk segmen bawah ada seri J, segmen menengah tipe A dan atas tipe S. “Kompetitor Samsung (merek smartphone dari China), sangat agresif mengeluarkan produk baru. Promosinya juga gencar,” ujar Owner Apollo Gadget Store, Irwan Harianto selaku penyelanggara pameran bersama Samsung disela-sela pameran.

Dia mengatakan, secara umum penjualan smartphone di Apollo Gadget Store mengalami penurunan. Tapi menurutnya, kondisi ini tidak terjadi di Apollo, tapi juga secara nasional. Disisi lain, pangsa pasar Samsung di Apollo Gadget Store juga turun. Dari sebelum menguasai 55%, saat ini turun menjadi 50%. Sedangkan yang pangsa pasarnya sedang naik adalah smartphone dari China seperti Oppo, Xiaomi dan Huawei. “Selama Maret hingga April pasar turun hingga 10%. Untuk Mei turun lagi sebesar 15%. Untuk Maret-April pasarnya turun karena siklus tahunan. Kalau Mei itu turun karena ada ledakan bom bunuh diri (ledakan bom di tiga gereja di Surabaya) itu,” katanya.

Dia berharap, selama Ramadan ini penjualan bisa bergerak naik. Dari pengalaman sebelumnya, selama Ramadan terjadi peningkatan penjualan hingga 15%. Untuk mencapai target tersebut, salah satu strategi yang digunakan adalah memperbanyak pameran. Selain itu, produk-produk baru yang terus bermunculan juga bisa menggairahkan pasar. “Tapi kalau menurut saya, penurunan penjualan smartphone secara umum karena situasi pasar lagi tidak bagus,” tandasnya.

Sementara itu, Area Sales Manager Divisi IM/HHP Samsung Jatim, Adi Purnomo menambahkan, dari semua tipe Samsung, yang paling laku keras ada disegmen menengah. Segmen ini direntang harga antara Rp2 juta hingga Rp3 juta. Untuk Galaxy A6 dibanderol Rp 3.799.000. Sementara, Galaxy A6+ harganya lebih mahal, yakni Rp4.899.000. Ini karena spesifikasinya lebih tinggi, dengan fitur lebih lengkap pula. Ada beberapa pilihan warna yang tersedia untuk Galaxy A6 dan Galaxy A6 Plus, yakni black, gold, dan blue. “Kami berharap produk terbaru ini mendapat respon positif dari masyarakat,” ujarnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak