alexametrics

Rugi USD1,09 Miliar, Xiaomi Fokus Jualan di Asia Tenggara

loading...
Rugi USD1,09 Miliar, Xiaomi Fokus Jualan di Asia Tenggara
Merugi di awal tahun, Xiaomi siap guyur pasar smartphone Asia Tenggara dengan ponsel terbarunya. Foto/ist
A+ A-
BEIJING - Menjelang penawaran saham umum perdana (IPO), Xiaomi telah mengungkapkan penjualan ponsel cerdasnya meningkat secara signifikan selama kuartal pertama (Q1) 2018. Namun peningkatan itu masih gagal menghasilkan laba.

Dilansir dari laman Bloomberg, Selasa (12/6/2018), pabrikan handset murah itu tidak menyebutkan angka pengiriman pastinya. Mereka hanya melihat adanya pertumbuhan ekstrim 88% selama tiga bulan pertama tahun ini.

Counterpoint Research baru-baru ini memperkirakan adanya pengiriman 28,1 juta ponsel Xiaomi selama Q1. Capaian ini memberikan Xiaomi pangsa pasar global sebesar 8%.

Di samping berbagai divisi lainnya, memungkinkan perusahaan itu pemasukan USD5,3 miliar selama periode tersebut. Meskipun margin tipis Xiaomi dan berbagai biaya sekali pakai pada akhirnya menyebabkan kerugian USD1,09 miliar untuk kuartal tersebut.

Dengan memecah keuangan perusahaan, terungkap bahwa berbeda dengan pertumbuhan yang dilihat oleh bisnis ponsel cerdas, kontribusi keseluruhannya terhadap perusahaan benar-benar menurun. Penjualan seluler hanya menghasilkan 67,5% pendapatan selama periode tersebut.

Sebagai perbandingan, tahun lalu capaian kontribusinya lebih dari 70%. Ke depan, Xiaomi berencana menggunakan hingga 40% dari uang yang diperoleh melalui IPO untuk memasuki atau memperkuat posisi merek di Eropa dan Asia Tenggara dengan fokus besar pada smartphone-nya.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak