alexametrics

4 Pengharum Mobil yang Dapat Tingkatkan Konsentrasi Selama Mudik

loading...
4 Pengharum Mobil yang Dapat Tingkatkan Konsentrasi Selama Mudik
Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengalihkan pikiran dan perasaan tersebut, salah satunya dengan menggunakan aroma pengaharum mobil yang tepat
A+ A-
JAKARTA - Perjalanan mudik melalui jalur darat akan memakan waktu yang cukup lama. Apalagi jika kondisi perjalanan tidak sesuai dengan harapan, pasti akan mengalami gelisah, stres dan emosi.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengalihkan pikiran dan perasaan tersebut, salah satunya dengan menggunakan aroma pengaharum mobil yang tepat. Dengan cara ini setidaknya bisa merelaksasikan pikiran agar lebih fokus dalam berkendara. Berikut wangi-wangian yang cocok dipasang didalam mobil agar lebih tenang dalam berkendaraAroma Lemon dan teh, di percaya bisa membuat piiran pengendara dan penumpang lebih tenang dan segar. Sekaligus aroma ini dapat menghalau rasa kantuk saat berkendara.Aroma Peppermint yang segar dapat membuat suasana hari menjadi lebih segar, meningkatkan semangat serta kewaspadaan dalam menyetir.Kopi, selain nikmat untuk diseduh aroma nya jika dijadikan pilihan pengharum mobil bisa menghilangkan bau tak sedap pada mobil. Selain itu aroma kopi ini juga memiliki harusm yang menenangkan pikiran, sehingga dapat membuat pengemudi lebih konsentrasi dalam berkendara.

Aroma segar dari udara laut dapat menghadirkan suasana segar dalam mobil, sehingga pengemudi jauh lebih rileks saat menghirupnya.Sebaliknya, aroma yang sebaiknya dihindari adalah melati dan lavender. Hal ini karena keduanya sering dipakai sebagai metode terapi penderita gangguan tidur. Dikhawatirkan, menghirup wangi ini malah akan membuat pengemudi mengantuk saat mengemudikan mobil. Selain itu, hindari pulsa aroma sitrus dan pinus. Kedua aroma ini memang segar dihidung, namun bisa membuyarkan konsentrasi.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak