alexametrics

Donald Trump

Serukan Boikot, Polisi AS Menolak Tidak Pakai Harley-Davidson

loading...
Serukan Boikot, Polisi AS Menolak Tidak Pakai Harley-Davidson
Harley-Davidson kepolisian Amerika Serikat. FOTO/ Visordown
A+ A-
NEW YORK - Perintah Presiden Amerika Serikat untuk tidak membeli motor Harley-Davidson rupanya diacuhkan oleh rakyat Amerika Serikat (AS). Terbukti setelah sebulan Trump serukan Boikot HD, kepolisian AS pesan ribuan unit HD.

Seperti dilansir bizjournals, Divisi Dinas Rahasia AS memesanan sepeda motor Harley-Davidson minggu lalu, " dengan tujuan penggunaan sebagai motor pelindung  iring-iringan pribadi Trump," tulis Visordown, Kamus (20/9/2018).



Harley-Davidson (HD) telah mengumumkan rencana untuk memindahkan produksinya ke pabrik mereka di luar Amerika Serikat. Keputusan itu mendapat reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump yang megajak untuk memboikot pabrik sepeda motor Harley-Davidson.

Harley-Davidson dicaci-maki Trump Juni lalu karena mengumumkan akan memindahkan pabrik sepeda motornya yang dijual di Eropa ke fasilitas di luar Amerika. Perusahaan itu mengatakan keputusan diambil akibat tarif impor yang dikenakan Uni Eropa untuk membalas tarif impor Trump terhadap sejumlah produk Uni Eropa.

Hari Minggu (12/8), Trump mentweet bahwa “banyak” pemilik Harley-Davidson berencana memboikot perusahaan itu jika pabriknya pindah ke luar Amerika.

Trump mentweet itu setelah hari Sabtu bertemu dengan sekitar 180 pengendara Harley-Davidson yang merupakan bagian dari kelompok pendukungnya yang bernama "Bikers for Trump" di lapangan golfnya di Bedminster, New Jersey.

Namun hingga berita ini diturunkan, Harley-Davidson belum berkomentar, namun sebelumnya Seperti dilansir dari Torontostar, perang perdagangan terakhir di antara Amerika Serikat dan Uni Eropa (EU) telah mengungkapkan beberapa komentar pedas di antara beberapa buah pihak utama dalam industri sepeda motor dan juga Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak