alexametrics

Qualcomm Snapdragon 8150 Dirinci dengan Inti Perak dan Emas

loading...
Qualcomm Snapdragon 8150 Dirinci dengan Inti Perak dan Emas
Qualcomm tengah menyiapkan chipset yang bekerja lebih baik dari prosesor komperitor. Foto/Ist
A+ A-
REDMOND - Penerus Snapdragon 845 Qualcomm diharapkan akan resmi meluncur pada awal Desember di bawah model baru dari Snapdragon, yakni (SD) 8150. Dan setelah baru-baru ini muncul di daftar patokan, cukup sedikit informasi baru yang merinci chip tersebut.

Laman WinFuture, Kamis (12/10/2018), menyebutkan, sama seperti Snapdragon 845 saat ini, 8150 akan menawarkan desain octa-core yang terdiri dari empat core berkinerja tinggi dan empat power-saving. Sekali lagi, Qualcomm akan menghindari penggunaan inti ARM sendiri dengan menerapkan alternatifnya sendiri yang dikenal secara internal sebagai "emas" dan "perak."Ketika datang ke yang pertama, nama ini digunakan dalam referensi ke inti yang lebih kuat yang dipahami clock pada 2.6GHz. Nama sandi kedua, di sisi lain, terkait dengan core Qualcomm yang lebih lemah yang clock 1.7GHz.

Dalam kedua kasus, satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa kecepatan ini adalah versi awal. Karena ini, mereka dapat ditingkatkan pada saat peluncuran.

Bersamaan dengan core baru, Qualcomm Snapdragon 8150 juga akan menampilkan unit pemrosesan grafis baru yang memiliki clock speed berkecepatan 650MHz. Sayangnya, jumlah core masih belum jelas.Selain itu, chip berikutnya perusahaan akan bersaing lebih langsung dengan Huawei dan Apple berkat unit pemrosesan saraf baru.

Terakhir, Snapdragon 8150 dibangun pada proses 7-nanometer. Menariknya, Qualcomm dipahami telah mempertahankan dimensi pendahulunya. Ini berarti dorongan kinerja yang sangat besar sangat diharapkan.Pada satu catatan terakhir, konsumen dapat mengharapkan smartphone pertama yang menggunakan Snapdragon 8150 akan tiba pada Maret 2019 setelah pengumuman di MWC 2019 pada Februari.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak