alexametrics

Santro Terbaru Meluncur, Hyundai Siap Serobot Pasar Suzuki Ignis

loading...
Santro Terbaru Meluncur, Hyundai Siap Serobot Pasar Suzuki Ignis
Hyundai Santro Terbaru. FOTO/ Ist
A+ A-
NEW DELHI - Setelah berhenti produksi pada tahun 2015 lalu, produsen automotif asal Korea Selatan Hyundai resmi menghadirkan Santro 2018 penantang Suzuki Ignis di India.

Seperti dilansir dari Rushlane, Santro adalah mobil pentang Suzuki Iqnis yang lebih dahulu berseliweran di India pada akhir tahun 90-an. Kehadiran Santro terbaru membuat Hyundai memutuskan untuk mengalihkan jalur perakitan untuk mobil baru Santro dari yang sebelumnya digunakan i10. Hal tersebut menunjukkan bahwa lambat laun i10 akan dihapus.

Generasi terbaru Hyundai Santro diprediksi akan ditawarkan dengan mesin baru, interior yang nyaman, dan harga yang terjangkau. India akan menjadi basis produksi Santro untuk diekspor ke seluruh dunia. Targetnya adalah negara-negara dengan jumlah peminat mobil kecil tertinggi.

kesan sporty kuat terpancar mulai dari fasia depan. Kesan sporty juga terlihat pada desain lampu daun yang memadukan lampu penerangan dengan lampu sein besar serta bagian bawah dengan terdapatnya foglam dengan list krom. Dua sistem penerangan ini mengapit desain grill besar dengan list lekuk bodi dinamis.

Santro Terbaru Meluncur, Hyundai Siap Serobot Pasar Suzuki Ignis


Serupa dengan desain depan, bagian belakang Santro juga mendapat sentuhan futuristis, di mana tail lamp didesain dengan lampu berjenjang dan bumper belakang dibuat lebih gambot untuk meningkatkan karakter city car sporty. Bagian bawahnya terdapat muffler yang ditempatkan di bagian tengah.

Santro terbaru diklaim lebih siap untuk bersaing dengan Renault Kwid. Di India sendiri, Renault menawarkan dua pilihan mesin untuk Kwid yaitu 799 dan 999 cc.

Renault Kwid dengan mesin bensin 799 cc memiliki tenaga 53 bhp dan torsi 72 nm. Sedangkan diatasnya dibekali mesin 999 cc bertenaga 67 bhp dan torsi puncak 91 nm.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak