alexametrics

CEO Huawei Pastikan Ponsel Lipat 5G Meluncur di 2019

loading...
CEO Huawei Pastikan Ponsel Lipat 5G Meluncur di 2019
Smartphone Huawei. FOTO/ Ist
A+ A-
JAKARTA - Di tengah acara peluncuran ponsel terbarunya, CEO produk konsumen Huawei, Richard Yu, menegaskan bahwa ponsel lipat besutan Huawei akan hadir tahun depan.

Ia juga menyebutkan bahwa perangkat tersebut akan mendukung layanan nirkabel 5G.

Dilansir dari Phone Arena, Jumat (19/10/2018) bulan lalu pada World Economic Forum bos Huawei lainnya, Ken Hu, juga mengatakan hal senada dengan Richard, bahwa telepon 5G pertama Huawei akan menjadi model yang dapat dilipat.

Dia mengatakan bahwa perangkat ini diharapkan tiba pada Juni 2019.

Richard juga mengatakan kepada surat kabar Jerman Die Welt pada bulan September lalu, bahwa perangkat yang dapat dilipat juga bisa menggantikan peran komputer.

Ponsel lipat dinilai bisa digunakan secara fleksibel bahkan disimpan di kantong penggunanya, dan saat digunakan layar bisa berubah meluas ke ukuran tablet.

Huawei bukan satu-satunya vendor yang akan menciptakan ponsel lipat, Samsung juga mengklaim dirinya akan menjadi yang pertama yang akan meluncurkan ponsel lipatnya. Mereka bahkan sudah menyiapkan nama yaitu Galaxy F.

Perangkat tersebut rencananya akan diperkenalkan dalam konferensi pengembang Samsung November mendatang. Lalu, pada bulan Januari ponsel akan diluncurkan pada pameran elektronik konsumen (CES) 2019 di Las Vegas.

Perangkat tersebut sebelumnya dipasangkan ke Ducati 959 Panigale dan sudah melalui pengujian. Di samping itu ada juga perangkat suspensi dari Ohlins Smart EC.

Dari segi penampilan Ducati menawarkan warna bodi motor putih dan dipadu dengan merah sehingga mirip seperti motor balap Ducati yang diturunkan untuk MotoGP. Melengkapi penampilan serta mengurangi berat motor, disematkan aksen karbon di heel guards, rear hugger, dan knalpot.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak