alexametrics

Sempat Bangkrut, Vertu Kembali Produksi HP Seharga Rp200 jutaan

loading...
Sempat Bangkrut, Vertu Kembali Produksi HP Seharga Rp200 jutaan
Vertu Aster V. FOTO/ GSM
A+ A-
LONDON - Vertu, salah satu produsen ponsel mewah asal Inggis yang telah sempat bangkrut, pekan ini mereka kembali memperkenalkan ponsel terbarunya.

Dalam sebuah gelaran acara di China, Vertu membawa Aster P yang dibuat secara konvensional dengan tangan. Setiap ponsel yang masing-masing dikerjakan oleh satu perajin akan menggoreskan tanda tangan mereka dibalik penutup dual nano-SIM card dibagian punggung ponsel.

Secara desain ponsel ini dibuat dengan bahan yang mewah seperti titanium grade-5 dengan aksen emas yang jauh lebih ringan dibanding baja, namun juga lebih kuat.

Bagian layar diperkuat lapisan kaca safir 133-karat. Dengan punggung berlapis kulit buaya.

Dibagian samping ponsel terdapat tombol merah dari material batu Ruby. Tombol itu berfungsi untuk menghubungkan layanan concierge yang khusus disediakan Vertu. Layanan 24 jam ini bersifat pribadi untuk memanjakan para pelanggannya seperi memesan taksi, reservasi restoran, atau booking perjalanan.



Meski dalam segi desain terkesan mewah, tapi prosesor ponsel ini hanya sebanding dengan kelas mid-range yang menggunakan Snapdragon 660. Aster P juga dilengkapi RAM 6GB dan penyimpanan internal 128 GB.

Sedangkan untuk daya baterai mencakup 3.200 mAh yang didukung fitur Quick Charge 3.0, dengan OS Android 8.1 Oreo, dan kamera utama 12MP dan kamera selfie 20MP.

Dilansir dari GSM Arena, Sabtu (20/10/2018) Aster hadir dengan pilihan warna Ink Black, White dan Dazzling Gold. Untuk versi Ink Black dan White dibanderol dengan harga 35.800 Yuan atau Rp 78,8 jutaan, sedangkan Dazzling old dihargai 98.000 Yuan atau sekitar Rp 214 juta. Aster P tersedia secara pre-order di situs JD.com dan akan dikirim pada 30 Oktober 2018.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak