alexametrics

Datangi Indonesia, Wearable Fitbit Charge 3 Dilepas Hanya Rp2,8 Juta

loading...
Datangi Indonesia, Wearable Fitbit Charge 3 Dilepas Hanya Rp2,8 Juta
Louis Lye, Regionaldirectr Fitbit SEA, Hong Kong, Taiwan saat mengenalkan Fitbit Charge 3 kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/11/2018). Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Fitbit, merek produk wearables dunia, hari ini, secara resmi mendatangkan Fitbit Charge 3 ke Indonesia. Kedatangannya diharapkan bisa mengekor kesuksesan keluarga Charge sebelumnya.

Fitbit Charge 3 diklaim sebagai evolusi mutakhir jajaran keluarga peranti Charge, sekaligus menjadi salah satu peranti Fitbit dengan penjualan tertinggi. Perangkat menghadirkan desain premium berkelas nan menawan, tahan digunakan untuk berenang, serta dilengkapi dengan layar sentuh yang lebih luas, fitur-fitur kesehatan dan kebugaran mutakhir di sistem pelacaknya, hingga menjadikannya sebagai salah satu peranti pelacak kesehatan dan kebugaran paling cerdas yang dimiliki oleh Fitbit saat ini.

"Kehadiran Fitbit Charge 3 menjadi makin sempurna dengan dukungan baterai berdaya tahan hingga tujuh hari lamanya," kata Louis Lye, Regionaldirectr Fitbit SEA, Hong Kong, Taiwan kepada wartawan saat me.

Charge 3 diharapkan akan meneruskan kesuksesan dari franchise produk-produk keluarga Charge, sebagai salah satu produk dengan penjualan tertinggi. Tingginya jumlah penjualan pra-order atas produk ini mengindikasikan kuatnya pengadopsian peranti tersebut di kalangan konsumen, baik konsumen baru maupun konsumen yang selalu setia menggunakan produk-produk keluarga Charge.

Louis Lye menyebutkan, statistik memperlihatkan sebanyak 54% penjualan pra-order melalui Fitbit.com dilakukan oleh pelanggan-pelanggan lama yang loyal dengan produk keluarga Charge. Mereka umumnya pernah memiliki dua atau lebih produk di jajaran Charge sebelum memutuskan membeli Charge 3 tersebut.

Pertumbuhan kebutuhan konsumen dasar yang tinggi ini sesungguhnya selaras dengan prediksi IDC. Mereka melihat adanya pertumbuhan signifikan pada jumlah peranti pelacak kesehatan di semua kategori produk-produk wearables yang dikapalkan hingga beberapa tahun ke depan.“Kami melihat penerimaan luar biasa dari konsumen atas produk Fitbit Charge 3. Hal ini terbukti dengan tingginya jumlah penjualan pra-order Charge 3 yang tercatat, bahkan lebih tinggi dari penjualan yang pernah dicatatatkan oleh seri Versa di enam minggu pertama sejak penjualan dibuka. Inilah mengapa produk keluarga Charge menjadi lini produk Fitbit paling populer selama beberapa tahun belakangan ini,” tutur James Park, co-founder dan CEO Fitbit.

James mengatakan, Charge 3 merupakan produk pelacak kesehatan paling inovatif yang pernah diciptakan Fitbit. Perangkat menampilkan beragam fitur teknologi sensor mutakhir.

"Fitbit Charge 3 menjadi produk pertama di jajaran keluarga Charge yang dilengkapi dengan sensor asupan SpO2 relatif ke dalam produk peranti pelacak kesehatan dengan form-factor mungil tersebut. Data dari sensor akan disertakan ke dalam Fitbit Labs Sleep Score dalam versi beta yang akan segera kami luncurkan," ujar James.

Kemampuan tersebut, lanjut dia, memungkinkan pelanggan untuk mempelajari tingkat kualitas tidur mereka dan hal-hal apa saja yang kiranya dapat menyebabkan terjadinya gangguan-gangguan dalam bernafas. "Ke depannya, atas izin dan persetujuan dari pihak FDA, data tersebut dapat dijadikan untuk sebagai indikator maupun untuk mendeteksi munculnya gangguan-gangguan kesehatan yang serius, seperti sleep apnea, misalnya,” tuturnya.

Fitbit Charge 3 diedarkan sejumlah toko peritel di mal dan e-commerce ternama di Indonesia. Harga per unitnya hanya Rp2,8 juta. Produk tersebut tersedia dalam varian warna hitam dengan case graphite alumunium atau warna abu-abu biru plus case rose gold alumunium.

"Fitbit Charge 3 Special Edition dipasarkan dengan harga Rp3,1 juta dan untuk aksesoris-aksesorisnya dijual seharga Rp449.000-769.000," pungkasnya.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak