alexametrics

Banyak Fitur yang Membuat Fitbit Charge 3 Jadi Buruan Konsumen

loading...
Banyak Fitur yang Membuat Fitbit Charge 3 Jadi Buruan Konsumen
Fitbit Charge 3 merupakan peranti wearable pertama yang dilengkapi dengan tombol induktif, tahan air hingga kedalaman 50 meter. Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Fitbit Charge 3 telah mendatangi Indonesia secara resmi kemarin. Varian ini diklaim sebagai yang terlaris di keluarga Fitbit Charge.

Lalu seperti apa keunggulannya sehingga mendorong banyak orang menggunakannya? Louis Lye, Regionaldirectr Fitbit SEA, Hong Kong, Taiwan, mengatakan, perangkat ini adalah gabungan peranti kesehatan (fitness track) dan fungsi smartphone. "Banyak pengguna yang ingin menggunakan wearable sebagai penunjang kesehatan tapi dengan pengalaman layaknya smartphone," kata pria humoris ini saat mengenalkan Fitbit Charge 3 kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Dia menyebutkan sejumlah fitur yang membuat produk banyak diburu penggemar setianya. Di antaranya, menghadirkan pengalaman mengakses peranti kesehatan & kebugaran mutakhir. Sebab peranti ini dilengkapi teknologi sensor aktivitas kesehatan dan kebugaran dan algoritma tercanggih (PurePulse fitur teknologi untuk melacak detak jantung dan asupan jumlah SpO2 relatif).



"Terdapat lebih dari 15 mode latihan berbasis goal (tujuan yang ingin dicapai pengguna), pelacak aktivitas renang pengguna, dashboard kesehatan dalam perangkat, fitur pelacak kesehatan wanita, fitur Sleep Stages & Sleep Insights otomatis, dan masih banyak lagi fitur canggih lainnya," papar Louis Lye.

Dari sisi desainnya juga premium dan berkelas. Perangkat pun diciptakan secara cerdas dengan menampilkan sejumlah fitur seperti swimproof.

"Charge 3 merupakan peranti wearable pertama yang dilengkapi dengan tombol induktif, tahan air hingga kedalaman 50 meter. Menariknya semua fungsinya berjalan otomatis tanpa perlu di-setting saat akan digunakan," klaimnya.

Louis Lye meyakini ini adalah peranti pelacak paling cerdas yang dipunyai oleh Fitbit. Argumennya, peranti ini menampilkan fitur-fitur esensial yang cerdas agar pengguna selalu dapat terkoneksi dan fokus.
"Salah satunya adalah notifikasi cerdas untuk ponsel pintar yang kini makin berkembang. Ada pula fitur jawab cepat atau quick replies di ponsel berbasis Android (akan hadir segera), fitur convenient everyday apps dan fitur pembayaran mudah dan aman melalui pergelangan tangan pengguna atau easy and secure on-wrist payments dengan Fitbit Charge 3 Special Edition. Dan semuanya didukung dengan kemampuan baterai yang dapat menyala hingga 7 hari lamanya," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Irawati Novita, dokter estetika-preventif medicine menyatakan, Fitbit Charge 3 dapat membantu seseorang untuk mencapai target kesehatannya. "Kalau kita kurang minum, olahraga, maka alat akan memberikan informasi sesuai dengan program kesehatan yang pengguna rencanakan sebelumnya," ujar Irawati Novita.

Bahkan, lanjut dia, perangkat bisa memprediksi masa kesuburan dari penggunanya dari kalangan perempuan. "Modelnya modis dan nyaman digunakan sehari-hari," ucapnya.

Kemampuan Baru
Dalam kesempatan yang sama, Fitbit juga mengumumkan Fitbit Labs Sleep Score dalam versi beta yang akan dapat dinikmati oleh pengguna mulai November tahun ini. Pengguna yang mendapatkan kesempatan untuk mencoba versi beta program tersebut akan menerima skor aktivitas malam hari yang menggambarkan kualitas tidur secara menyeluruh.

"Juga faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya berdasarkan pada hasil pengukuran dan pelacakan aktivitas pengguna melalui perangkat Fitbit yang telah dilengkapi dengan fitur 24/7 PurePulse heart rate tracking mutakhir dari Fitbit," ungkap James Park, co-founder dan CEO Fitbit.

Fitbit juga mengujicobakan fitur untuk mengukur gangguan tidur pada peranti yang telah dilengkapi dengan sensor SpO2 relatif, seperti Fitbit Charge 3TM, Fitbit IonicTM dan Fitbit VersaTM. Ke depannya, atas izin dan persetujuan dari FDA, data tersebut dapat dijadikan untuk sebagai indikator maupun untuk mendeteksi munculnya gangguan-gangguan kesehatan yang serius, seperti sleep apnea. "Yang jelas semua data yang terekam dijamin hanya diketahui oleh pengguna dan Fitbit. Tak ada pihak ketiga," imbuhnya.

Sebagai jenama produk wearable terkemuka dunia yang memperkenalkan teknologi pelacakan tidur pertama kali di tahun 2009, Fitbit telah membangun suatu basis data terlengkap yang mengukur pola tidur manusia dan hingga saat ini. Fitbit telah melacak lebih dari 7,5 miliar data tidur pengguna di malam hari.

Melalui program Fitbit Labs Sleep Score dalam versi beta, Fitbit berkomitmen untuk terus melakukan pemutakhiran dan penyempurnaan-penyempurnaan teknologi yang berkenaan dengan tidur manusia. Caranya dengan menghadirkan fitur-fitur intuitif bagi pengguna agar dapat memahami kualitas tidur mereka masing-masing.

Untuk sementara ini, program Fitbit Labs Sleep Score dalam versi beta akan tersedia dalam jumlah terbatas. Melengkapi program Fitbit Labs Sleep Score yang akan meluncur dalam versi beta, Fitbit terus berkomitmen untuk mengembangkan validasi klinis pada peranti-peranti lunak yang dikembangkannya untuk mendeteksi kondisi kesehatan masing-masing pengguna, seperti indikasi munculnya gangguan-gangguan sleep apnea maupun atrial fibrillation.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak