alexametrics

Monitor 5K Masuk ke Indonesia, Ini Kemampuan Display Seharga Rp25 Juta

loading...
Monitor 5K Masuk ke Indonesia, Ini Kemampuan Display Seharga Rp25 Juta
Dua model berfoto dengan dua monitor 5K terbaru LG, yakni 27MD5KA (27 inci) dan LG 34WK95U (34 inci) di Jakarta, Selasa (4/12/2018). Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - LG Electronics Indonesia (LG) resmi membawa dua monitor berteknologi 5K ke market Tanah Air. Mengusung teknologi terbaru dalam tampilan, LG dipercaya telah memulai era baru monitor resolusi tinggi di Indonesia.

Monitor 5K yang dibawa ke pengguna di Indonesia adalah seri LG 27MD5KA dengan dimensi 27 inci dan 34 inchi di seri LG 34WK95U. "Masing-masing ditarget dapat terjual 50 dan 30 unit per bulan," ucap Wilson, Product Marketing Monitor LG Electronics Indonesia saat mempresentasikan dua produk monitor 5K-nya, yaitu seri LG 27MD5KA dan LG 34WK95, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Menyasar pengguna premium, dua monitor ini memiliki banyak keunggulan dibanding kompetitor. Pada tipe 27MD5KA, UltraFine Display, bisa dikatakan kehadirahnya menjadi kabar gembira bagi para profesional di bidang kerja kreatif yang juga pengguna New MacBook Pro. "Ini juga yang membuat LG melengkapi monitor 5K terbarunya ini dengan konektor Thunderbolt 3," ujar Wilson.

Selain transmisi data besar dalam kecepatan tinggi yang mencapai 40Gb/s (detik), keterhubungan ini sekaligus membuat monitor tersebut dapat melakukan pengisian daya hingga mencapai 85W pada unit New MacBook Pro. “Ketersediaan satu sambungan untuk menangani seluruh urusan inilah yang menjadikan monitor LG 27MD5KA sebagai kawan sepadan pengguna New MacBook Pro untuk meningkatkan produktivitas kerjanya,” timpal Susanto, IT Sales & Marketing Head LG Electronics Indonesia.

Monitor 5K Masuk ke Indonesia, Ini Kemampuan Display Seharga Rp25 Juta


Dijelaskannya, dukungan peningkatan produktivitas hadir melalui kemudahan kontrol monitor yang dapat dilakukan langsung dari New MacBook Pro. Tanpa harus menekan beberapa tombol fisik yang biasa tersedia di monitor, berbagai penyesuaian layar seperti tingkat kecerahan dan lainnya, dapat dilakukan melalui tampilan Display Control pada New MacBook Pro.

Upaya LG menghadirkan monitor 5K seri LG 27MD5KA sebagai solusi pendukung visual andal bagi kerja kreatif profesional dapat dilihat dari kekayaan teknologi yang tersemat dalam layarnya. Pada layar berbentang 27 inci, monitor ini menampung resolusi 5.120 x 2.880 piksel.

Kemampuannya menghasilkan deret warna luas pun tak perlu diragukan. Karena perangkat mengantongi angka DCI-P3 99%. Nilai rujukan yang dicetuskan Digital Cinema Initiatives (DCI), gabungan berbagai perusahaan utama dalam industri konten gambar bergerak (motion picture), ini menunjukkan tinggi rendahnya spektrum warna yang mampu dihasilkan dari sebuah media penampil.

"Digdayanya visual LG 27MD5KA tak cuma bicara tentang kekayaan warna yang dihasilkannya. Memastikan tiap warna tampil halus, LG pun memberikan kerapatan piksel mencapai 218ppi (pixel per inci)," tambahnya.

Melengkapi penggunaan panel IPS dalam memberikan dukungan peningkatan produktivitas, pabrikan asal Korea itu memberikan monitor 5K terbarunya dengan tingkat pencahayaan hingga 500 nits. Tingginya tingkat pencahayaan guna memastikan konten tertayang pada monitor tetap tampil cemerlang, meskipun di bawah kondisi pencahayaan ruang yang terang.

Monitor 5K Masuk ke Indonesia, Ini Kemampuan Display Seharga Rp25 Juta


Walaupun dirancang benar untuk peningkatan produktivitas kerja penggunanya, tak lantas membuat monitor ini hilang pesona untuk urusan hiburan. Kelengkapan webcam dan voice speaker yang responsif misalnya, memberi peluang bagi penggunanya untuk terhubung dalam fasilitas komunikasi via video maupun permainan game kelompok."Menambah unsur kesenangannya, unit speaker dengan kedalaman bunyi dan bass yang kaya menjadi bagian kesatuan dalam monitor ini," sebut Susanto.

Sedangkan 34WK95U, UltraWide Monitor, hadir dalam bentang layar lebih besar. Monitor itu memiliki resolusi 5.120 x 2.160.

Dikatakan Susanto, tawaran pada produktivitas lebih baik berawal dari desain layar Ultra Wide yang memanjang. Bentang ini memberi keuntungan pada terciptanya ruang 33% lebih luas dibanding monitor 16:9.

“Rancangan kemampuan bekerja dengan ragam berkas yang tertampil sekaligus pada beberapa jendela layar, memberikan produktivitas baik dalam sisi kualitas maupun kecepatan kerja penggunanya,” kata Susanto lagi.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak