alexametrics

Bantu Pabrik Perakitan, Epson Boyong Robot SCARA T6 ke Indonesia

loading...
Bantu Pabrik Perakitan, Epson Boyong Robot SCARA T6 ke Indonesia
Shimizu Tomoya, Country Manager Epson Indonesia saat menjelaskan tentang kemampuan robot Epson T3 & T6 di Jakarta, baru-baru ini. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Epson meluncurkan Robot Epson T3 & T6. Robot T6 merupakan bagian dari robot T-series yang dirancang guna menyederhanakan pemasangan dan penggunaan secara maksimal yang lebih rendah untuk penghalang otomatis dan sempurna demi mengotomatisasi tugas penanganan material sederhana.

Dengan robot T6, pengguna dapat mengganti beberapa robot single-axis berbiaya rendah yang memakan banyak ruang dan memerlukan penyesuaian serta pemeliharaan yang sulit. Pengguna akan menghemat ruang, mengurangi waktu pengaturan, dan meminimalkan downtime.

Pemimpin pangsa pasar global dalam robot SCARA selama tujuh tahun berturut-turut itu menyebutkan, Robot T6, versi brawnier dan perluasan robot T3 yang populer, meningkatkan produktivitas dengan menangani muatan hingga 6 kilogram (kg). Epson pun meyakini hal itu membuatnya ideal bagi pelanggan yang ingin menggunakan Robot T-series untuk mengangkut komponen yang lebih besar dan lebih berat, atau membawa banyak bagian sekaligus.

Sekadar informasi, Robot T3 mampu menangani muatan hingga 3 kg. “Dengan robot T6, pelanggan dapat mengganti beberapa robot single-axis berbiaya rendah, menghasilkan penghematan biaya dalam hal pemeliharaan, waktu henti, dan pengaturan, serta membantu menghemat ruang,” kata Shimizu Tomoya, Country Manager Epson Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan, rangkaian robot baru Epson dengan pengaturan dan keterjangkauan yang sederhana bertujuan menurunkan penghalang otomatisasi. “Karena lebih mudah diatur dibandingkan dengan robot tradisional, dan dapat membantu untuk lebih meningkatkan produktivitas di lini perakitan pabrik. Dengan T6, kami bertujuan untuk membantu pelanggan kami di Indonesia serta Asia Tenggara lebih meningkatkan produktivitas di sektor manufaktur,” ujar Shimizu Tomoya.

Fitur-Fitur T-Series

Ditanya seperti apa fitur dari T-Series, dia mengatakan, salah satunya adalah built-in controller. Fitur itu membuat pengguna menghemat ruang, menyederhanakan pengaturan, dan pemakaian robot.

“Epson T-series dilengkapi dengan kontroler yang sudah terintegrasi untuk menghemat ruang dan menyederhanakan pengaturan dan pemindahan robot. Pengontrol terintegrasi menghilangkan kebutuhan untuk pengaturan kontrol dan perutean kabel, membuat pengaturan sistem dan pemindahan lebih cepat dan lebih mudah,” tuturnya.

Dengan kontroler terpisah, lanjut dia, membuat sistem robot menjadi lebih ringkasi dan memungkinkan produsen menggunakan ruang pabriknya lebih efisien dan produktif. “Fitur unit mesin tanpa baterai akan mengurangi waktu henti (downtime) pemeliharaan. Robot T6 hadir tanpa baterai motor. Pengguna tidak perlu membeli, mengganti dan membuang baterai serta dapat mengurangi biaya operasional dan downtime,” klaimnya.

T-series memiliki Port I/O untuk jari robot yang menyederhanakan pemasangan kabel. Dikatakannya, Port I/O disediakan dekat dengan ujung lengan robot dan disuplai dengan daya 24V. Port ini mempermudah pengaturan dengan menyederhakan kabel, daya dan koneksi lainnya ke jari robot (end-effectors).

Dia menambahkan, Epson T-series memiliki saluran kabel yang lebih pendek guna meningkatkan stabilitas. “Robot ini dirancang dengan saluran kabel yang lebih pendek di bagian atas robot. Saluran yang lebih pendek membuat lebih stabil dengan sedikit getaran, bahkan selama operasi robot, dan pemasangan kabel dapat dengan mudah diarahkan melalui saluran,” katanya.

Epson T-series juga dinyatakan hemat energi. Ini berkat dukungan daya untuk AC100V ke 240V dalam satu fase dan kemampuan efisiensi energi 50% lebih tinggi dari kompetitor.

“Sementara robot dalam seri LS Epson mendukung 200 VAC hingga 240 VAC pada sekali pengunaan daya, T series dapat melakukan appaun dari 100 VAC hinggan 240 VAC,” pungkas Shimizu Tomoya.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak