alexametrics

Beli Aki Massiv Bisa Sembari Beramal untuk Pendidikan di Indonesia

loading...
Beli Aki Massiv Bisa Sembari Beramal untuk Pendidikan di Indonesia
Jajaran Direksi PT Wacana Prima Sentosa (WPS) meluncurkan aki Massiv Amal untuk sepeda motor, kepada khalayak ramai di Indonesia. FOTO/ HASAN/ SINDOnews
A+ A-
TANGERANG - Setelah setahun menunggu, akhirnya PT Wacana Prima Sentosa (WPS) meluncurkan aki Massiv Amal untuk sepeda motor, kepada khalayak ramai di Indonesia.

Presiden Direktur PT Wacana Prima Sentosa Wandi Wanandi mengatakan, aki Massiv Amal sebelumnya telah merilis aki untuk kendaraan roda empat atau mobil.

"Tahun ini, secara resmi aki Massiv Amal kami kenalkan kepada publik. Aki ini bertipe MTZ-SS MF dan kapasitas 4 ampere," kata Wandi, di Bintaro, Kamis (6/12/2018).

Dengan diluncurkannya aki motor Massiv Amal ini, konsep yang diusung PT WPS tetap konsisten dengan kegiatan amalnya, sesuai dengan nama akinya Massiv Amal.

"Konsep berbagi tetap kami usung, seperti berbagi kualitas, praktis, teknologi untuk kemiringan 45-55 derajat, dan berbagai hemat dengan harga kompetitif," jelasnya.

Saat melakukan uji coba aki, pihaknya juga melakukan turing ke sejumlah wilayah di Indonesia, sekaligus beramal membagikan buku bacaan anak ke sekolah-sekolah.

"Jadi, setiap pembelian aki, kita potong Rp5.000, dan semua potongan itu kita akan sumbangkan. Dana untuk sumbangan ini juga bisa diaudit," sambung Wandi.

Aki motor Massif Amal tipe MTZ-5S MF ini bisa digunakan untuk Honda Supra X 125, Beat, Vario 110, Scoopy, Mega Pro New hingga Verza, Mio, Fino, Vega R dan lainnya.

Saat masa uji pasar ini, PT WPS baru merilis satu tipe saja. Dengan masa ketahanan aki satu tahun, aki ini diharapkan bisa menarik minat pasar aki yang ada di Tanah Air.

Aki ini dijual di pasaran mulai Rp150 ribu, dan bisa didapatkan di toko sparepart dan dealer resmi yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air, dan kota-kota besar.
(wbs)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak