alexametrics

Berikut Ini Empat Konfigurasi Penyimpanan Internal Motorola Moto G7

loading...
Berikut Ini Empat Konfigurasi Penyimpanan Internal Motorola Moto G7
Moto G7, Ponsel jagoan baru pabrikan berbasis di Chicago akan menggunakan chipset Snapdragon 660 Qualcomm, pengaturan kamera ganda di bagian belakang, dan tampilan berlekuk. Foto/ist
A+ A-
CHICAGO - Motorola tengah mempersiapkan jajaran smartphone Moto G7 yang cukup luas. Di antara model yang disiapkan, Moto G7 dan G7 Plus diprediksi menjadi yang terpopuler.

Berdasarkan pengajuan sertifikasi pabrikan ke FCC, lembaga pengawas telekomunikasi di AS, tampaknya total ada empat model Motorola Moto G7 (XT1962). Menariknya, semua model tersedia untuk masing-masing pasar smartphone di dunia.

Berikut Ini Empat Konfigurasi Penyimpanan Internal Motorola Moto G7


Ponsel jagoan baru pabrikan yang berbasis di Chicago itu akan menggunakan chipset Snapdragon 660 Qualcomm, pengaturan kamera ganda di bagian belakang, dan tampilan berlekuk. Hanya ada ada beberapa fitur yang membedakan handset satu sama lain.

Dimulai di Amerika Utara, konsumen dapat membeli Moto G7 dengan RAM 3 GB dan peyimpananan bawaan 32 GB atau 64 GB. Konfigurasi keduanya juga akan tersedia di pasar Amerika Latin, meskipun konsumen akan dapat memilih antara varian SIM tunggal dan dual-SIM di sana.

Di pasar negara berkembang seperti India, konsumen cenderung menghabiskan lebih sedikit uang untuk perangkat elektronik seperti smartphone. Namun ini tidak menghentikan Motorola untuk menyiapkan konfigurasi terbaiknya untuk konsumen negara ketiga, yakni pilihan RAM 4 GB dan luas penyimpanan asli 64 GB.

Terakhir, untuk pasar Eropa, Australia, Selandia Baru, dan Jepang, Motorola menyiapkan versi SIM tunggal dan dual-SIM dari model RAM 3 GB dan penyimpanan bawaan 32 GB. Namun tidak seperti perangkat yang dijual di wilayah lain, perangkat mempunyai kemampuan NFC.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak