alexametrics

Toyota Camry Facelif 2019 Keciduk Ngebut di Indonesia

loading...
Toyota Camry Facelif 2019 Keciduk Ngebut di Indonesia
All New Toyota Camry 2019. FOTO/ FOR/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Setelah meluncur di Amerika Serikat (AS) dan Jepang pada 2017, All New Toyota Camry dikabarkan akan menjelajah pasar Indonesia. Dan hal itu sudah tak mampu dibantahkan lagi, pasalnya diam-diam Toyota mulai menguji Camry di Indonesia

Seperti gambar-gambar foto yang diterima SINDOnews, terlihat All New Toyota Camry berada di sebuah daerah di Jakarta dan melakukan tes jalan.

Sebelumnya, Toyota Thailand akan merilis generasi terbaru Camry tersebut pada 29 Oktober mendatang. Model ini diprediksi juga akan masuk ke berbagai negara Asean, termasuk Indonesia.



Toyota Camry Facelif 2019 Keciduk Ngebut di Indonesia


Dari teaser yang diunggah Toyota Thailand, tampilan Camry terbaru di Asean akan sama persis dengan versi AS dan Jepang yang memiliki desain sporty dan cenderung meruncing.

Berbeda dengan di AS dan Jepang yang memiliki versi sport dengan bumper lebih agresif. Kemungkinan, pasar Asean hanya akan mendapat Toyota Camry varian standar walaupun varian itu bisa dibilang sudah cukup sporty.

Toyota Camry Facelif 2019 Keciduk Ngebut di Indonesia

Toyota Camry 2019 memiliki air-intake lebar di bagian depan, grilnya dibuat lebar dengan kisi-kisi besar berwarna krom berpadu headlight tipis. Sementara bagian belakang terlihat lebih rendah dari model sebelumnya dengan tailight slim.

Sayang, masih belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi mesin Toyota Camry untuk Asia. Di AS, sedan premium ini ditawarkan dalam tiga varian mesin, yaitu V6 3.500 cc, 4-silinder inline 2.500cc dan hybrid 2.500cc.

Setelah meluncur di Thailand sedan ini dikabarkan akan dirilis di Filipina dan menyusul Indonesia. Kita tunggu kabar baiknya, kapan Camry terbaru mengaspal di Tanah Air.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak