alexametrics

Ini Curhatan Tim Cook ke Investor Terkait Anjloknya Penjualan iPhone

loading...
Ini Curhatan Tim Cook ke Investor Terkait Anjloknya Penjualan iPhone
Kepala Eksekutif Apple, Tim Cook baru saja merilis surat curhatan kepada para investor tentang melambatnya penjualan iPhone. Foto/ist
A+ A-
CUPERTINO - Penjualan Apple, khususnya iPhone tahun lalu merosot drastis sehingga posisi nomor duanya secara global di industri ponsel direbut oleh Huawei. Terkait hal ini, Kepala Eksekutif Apple, Tim Cook baru saja merilis surat "curhatan" kepada para investor tentang melambatnya penjualan iPhone.

Laman Phone Arena, Kamis (3/2/2019), menyebutkan, penurunan penjualan memang sangat signifikan yakni mencapai USD9 miliar. Apple menuding penurunan penjualan disebabkan lebih lambatnya pertumbuhan di China.

Namun dalam suratnya, Tim Cook mengungkapkan alasan yang berbeda. Salah satunya adalah informasi yang menyebutkan para pengguna masih bisa menggunakan iPhone lamanya hanya dengan mengganti baterai. Otomatis, kinerja iPhone lama yang membaik membuat pelanggan emoh membeli ponsel baru.



Berikut ini penjelasan yang diberikan Tim Cook kepada para investor: "Sementara (pasar) China besar dan pasar negara berkembang lainnya menyumbang sebagian besar dari penurunan pendapatan iPhone dari tahun ke tahun. Di beberapa pasar (negara) maju, peningkatan iPhone juga tidak sekuat yang kami kira. Sementara tantangan ekonomi makro di beberapa pasar merupakan kontributor utama tren ini, kami percaya ada faktor-faktor lain yang secara luas memengaruhi kinerja iPhone kami, termasuk konsumen yang beradaptasi dengan dunia dengan subsidi operator yang lebih sedikit, kenaikan harga terkait kekuatan dolar AS, dan beberapa pelanggan mengambil keuntungan dari penurunan harga yang signifikan untuk penggantian baterai iPhone," kata Tim Cook.

Tim Cook secara aktif menyalahkan penjualan iPhone yang lebih lambat pada peningkatan kesadaran pelanggan tentang fakta, bahwa penggantian baterai yang sederhana dan murah dapat memperbaiki iPhone lama yang melambat. Untuk diketahui, penggantian baterai yang lebih murah, yakni dari Rp1,2 juta menjadi Rp433.000, merupakan program yang dijalankan Apple sepanjang 2018.

Program dijalankan sebagai bagian dari permintaan maaf kepada pelanggan. Karena mereka kurang transparan tentang pelambatan iPhone akibat dari pembaruan iOS 10.2.1.

Penjelasan terbaru oleh Tim Cook ini pada dasarnya memberitahu investor, bahwa pengguna menyadari dapat mengganti baterai iPhone lamanya untuk mempertahankan kinerja dari perangkat. Sehingga tak perlu membeli iPhone baru yang dikenal supermahal.
(mim)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak