alexametrics

Consumer Electronics Show 2019

Samsung Konfirmasi Ponsel Layar Lipat Bakal Datang di Semester I 2019

loading...
Samsung Konfirmasi Ponsel Layar Lipat Bakal Datang di Semester I 2019
Ajang CES 2019 dijadikan Samsung sebagai event memamerkan kembali ponsel layar lipatnya. Tapi kali ini mereka menyatakan siap mendatangkannya di awal semester 2019. Foto/ist
A+ A-
LAS VEGAS - Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019 juga dijadikan sebagai event Samsung kembali memamerkan ponsel layar lipatnya. Tapi kali ini mereka mengonfirmasi akan mendatangkan ponsel tersebut di semester awal atau semester I 2019.

Seperti sebelumnya, Samsung memamerkan ponsel cerdasnya yang bisa dilipat itu kepada orang-orang pilihan. Kepada mereka, dikatakan pabrikan Korea ini siap memasuki masa produksi massal.

Suzanne de Silva, Direktur Strategi dan Pemasaran Produk Samsung, mengonfirmasi kepada Digital Trends, bahwa telepon layar lipat yang dikenal sebagai Galaxy F itu akan masuk ke pasar ritel pada paruh pertama tahun 2019.



Namun tidak seperti kebanyakan model Samsung Galaxy yang banyak tersedia di seluruh dunia, di periode awal, perangkat lipat ini dijual terbatas. "Perangkat yang dapat dilipat akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2019 di pasar tertentu. Kami saat ini siap untuk produksi massal dan mengharapkan setidaknya 1 juta unit akan diproduksi," kata seorang perwakilan Samsung kepada Gizmodo seperti dilansir GSM Arena, Rabu (9/1/2019).

Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan ponsel Galaxy F edisi pertama hanya tersedia di pasar Korea Selatan sebagai homebase Samsung dan mungkin beberapa negara lainnya. Tapi AS dan Eropa seperti harus menunggu beberapa bulan sebelum perangkat didistribusikan ke Barat.

Terkait harga, ponsel Samsung Galaxy yang layarnya dapat dilipat tersebut diperkirakan dijual mulai Rp26 juta per unit. Anda tertarik?
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak