alexametrics

Tahun Lalu di China, Startup Unicorn Lahir Setiap 4 Hari Sekali

loading...
Tahun Lalu di China, Startup Unicorn Lahir Setiap 4 Hari Sekali
Ilustrasi Belanja Online. FOTO/ Ist
A+ A-
BEIJING - Tahun lalu, China berhasil melahirkan 97 startup Unicorn baru. Artinya setiap 3,8 hari setidaknya satu startup dengan nilai valuasi mencapai USD 1 miliar lahir. Berdasarkan laporan perusahaan riset berbasis di China, Hurun Report, hal tersebut menjadi catatan yang dinilai cukup mengesankan di tengah perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

Penambahan 97 startup ini membuat total 186 unicorn yang ada di China tahun lalu, dengan nilai valuasi gabungan mencapai lebih dari 5 triliun yuan (Rp10 kuadriliun), dikutip dari South China Morning Post, Selasa (30/1/20190).

Hurun mencatat unicorn ini tersebar mulai dari penyedia layanan internet untuk konsumen, e-commerce, hingga kendaraan listrik.



Valuasi startup tertinggi di China saat ini diduduki oleh Ant Financial Service, pemilik mobile payment Alipay yang terafiliasi dengan raksasa e-commerce, Alibaba Group Holding, dengan valuasi mencapai 1 triliun yuan.

Jinri Toutiao, agregator berita populer di Tiongkok yang dimiliki oleh ByteDance adalah unicorn terbesar kedua di negara tirai bambu dengan nilai perkiraan 500 miliar yuan.

Didi Chuxing, operator platform berbagi tumpangan terbesar di negara China berada diposisi berikutnya dengan valuasi 300 miliar yuan.

Startup mobil listrik Leap Motor, yang didirikan pada Januari 2017, adalah yang termuda yang bergabung dengan klub unicorn elit China dengan penilaian lebih dari 7 miliar yuan.

Hurun menyebut, valuasi dari 18 unicorn teratas China pada 2018 bernilai dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jinri Toutiao, Kuaishou yang menyediakan aplikasi live-streaming, dan Meicai yang menyediakan jasa penjualan produk agrikultur online menjadi perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat. Mereka tumbuh empat kali lebih cepat dari unicorn lainnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak