alexametrics

Tidak Bisa Main PUBG, Seorang Remaja Bunuh Diri

loading...
Tidak Bisa Main PUBG, Seorang Remaja Bunuh Diri
Ilustrasi game online. FOTO/ Ist
A+ A-
MUMBAI - Seorang remaja berusia 18 tahun melakukan gantung diri usai berdebat dengan keluarganya mengenai pembelian smartphone baru.

Diduga remaja ini sedang terlibat cekcok soal pembelian ponsel baru karena keinginannya untuk bisa bermain Game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile.

Remaja yang merupakan penduduk daerah Nehru Nagar di Mumbai ini, mengambil langkah ekstrem ketika ia menginginkan smartphone high-end dengan harga kisaran 37.000 Rupee atau sekitar Rp 7,2 juta hanya agar lancar bermain game online tersebut.



Namun, menurut penuturan polisi setempat, keluarga remaja ini menolak mewujudkan permintaanya dan berpendapat bahwa bocah ini hanya akan mendapatkan smartphone dengan harga tidak lebih dari 20.000 Rupee atau sekitar Rp 3,8.

Merasa marah, remaja itu kemudian mengambil tali dan diduga bunuh diri dengan cara menggantung diri di langit-langit dapur tempat tinggalnya, dilansir Gadget 360, Rabu (6/2/2019).

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal kasus ini.

PUBG Mobile memang sedang digandrungi remaja di India. Baru-baru ini, seorang siswa berusia 11 tahun mengajukan permohonan melalui ibunya ke Pengadilan Tinggi Mumbai untuk melarang PUBG Mobile, karena menyebarkan kekerasan, agresi dan cyber-bullying.

Ia meminta pengadilan untuk meneruskan permintaanya itu ke pemerintah Maharashtra agar game itu bisa secepatnya diblokir.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak