alexametrics

Advan: Sampai Sekarang Operasional Kami Masih Berjalan Normal

loading...
Advan: Sampai Sekarang Operasional Kami Masih Berjalan Normal
Manajemen PT Bangga Teknologi Indonesia sebagai pemilik merek Advan smartphone dan tablet menegaskan tak terkait PT Advan Teknologi Solusi yang diduga terlibat masalah hukum. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - PT Bangga Teknologi Indonesia (BTI) kembali menegaskan tak ada hubungan korporasi atau apapun dengan perusahaan yang bernama PT Advan Teknologi Solusi. Perusahaan yang disebut terakhir diduga tengah terbelit kasus dugaan rekayasa pailit.

"Kami selaku pemegang merek dagang 'Advan' adalah produsen smartphone dan tablet PC di bawah naungan perusahaan bernama PT Bangga Teknologi Indonesia. Karena itu kami menegaskan PT Advan Teknologi Solusi tidak ada kaitan maupun hubungan sama sekali dengan pihak BTI," kata Mohamad Ilham Pratama, selaku Public Relations Manager Advan dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Kamis (7/2/109). (Baca juga: Advan Smartphone Tegaskan Tak Terkait Kasus Pailit Advan Teknologi)

Dikatakan Ilham, pemberitaan proses hukumnya yang mencatumkan foto atau logo 'Advan', itu adalah salah kaprah. Sehingga menimbulkan tanggapan negatif terhadap merek dagang produk Advan.



Ilham Pratama mengutarakan, selaku telah terjadi kesalahpahaman atas informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat. “Ada kesalahpahaman dan informasi yang beredar tersebut sudah ditanggulangi. Masyarakat tidak perlu khawatir dan ragu terhadap produk smartphone dan tablet PC Advan. Saat ini, kondisi Advan berjalan dengan baik normal,” ujarnya.

Dikatakannya, Advan akan terus menghadirkan produk teknologi baik smartphone juga tablet untuk Indonesia. "Tentunya berangkat dari kacamata konsumen atau yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.https://autotekno.sindonews.com/read/1376826/122/advan-smartphone-tegaskan-tak-terkait-kasus-pailit-advan-teknologi-1549534077
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak